Mpok Ning Buka Kuliner Gultik Khas Jakarta di Denpasar Bali

Share

Seorang pelaku usaha kuliner, Naning Setyorini, menghadirkan makanan gultik khas Blok M Jakarta ke Kota Denpasar, Bali, pada Minggu (7/6/2026) untuk menyasar para perantau dan warga lokal.

Usaha bernama Gultik Mpok Ning tersebut berlokasi di tikungan Jalan Teuku Umar Barat, Jalan Gunung Lumut, dan Jalan Tangkuban Perahu, Denpasar. Langkah ini diambil karena besarnya potensi pasar kuliner ibu kota di Pulau Dewata, seperti dilansir dari Detik Food.

Pemilik usaha melihat bahwa sekitar 40 persen perantau di Bali merupakan warga asal Jakarta, sehingga ia berinisiatif memindahkan cita rasa kuliner khas tersebut.

"Jadi niat saya tuh ingin memindahkan makanan khas Jakarta ada di Bali," kata Mpok Ning.

Sebelum membuka gultik, perempuan berusia 54 tahun tersebut sudah terlebih dahulu menjual menu nasi uduk khas Jakarta. Ia kemudian memilih gultik setelah melakukan riset dan mendapati belum ada kompetitor serupa di wilayah tersebut.

"Tadinya saya mau buka ketoprak, akhirnya buka gultik seru nih kayaknya nggak ada di sini yang jual. Waktu saya browsing di Youtube juga nggak ada," ungkap Mpok Ning.

Modal utama dalam menjalankan bisnis ini adalah pengalaman panjangnya di dunia kuliner. Mpok Ning tercatat telah merantau di Bali selama delapan tahun dan bekerja sebagai juru masak di beberapa hotel serta restoran.

"Saya makan gultik sejak tahun 90-an. Saya kan lulus SMA tahun 1992, waktu itu saya sudah main di Blok M. Kebetulan saya anak-anak Jaksel dulu," ungkap Mpok Ning.

Meskipun baru berjalan sekitar satu bulan lebih, bisnis kuliner ini mengalami peningkatan volume penjualan yang cukup signifikan. Pada awal pembukaan, warung ini hanya menghabiskan 3 sampai 5 kilogram beras, namun kini melonjak hingga 15 kilogram beras dan lebih dari 10 kilogram daging kambing per hari.

Satu porsi hidangan gultik di tempat ini dijual dengan harga Rp 13 ribu, yang berada di bawah harga rata-rata porsi serupa di Jakarta sebesar Rp 15 ribu.

"Dan bumbunya saya bikin setiap hari, fresh tidak pernah saya menyimpan bumbu," ujar Mpok Ning.

Warung yang terletak di depan Home Basket Jalan Teuku Umar Barat ini beroperasi setiap hari. Jam operasional kuliner kaki lima ini dimulai sejak pukul 19.00 hingga 02.00 Wita.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author