Pemerintah monitoring gempa M 7 NTT dan siapkan respons darurat

Share

Jumlah korban gempa bumi magnitudo 7 di Nusa Tenggara Timur terus diperbarui saat pemerintah memonitor situasi, mengutamakan keselamatan, dan menjalankan penanganan darurat pascagempa. Pemerintah meminta masyarakat mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, serta pemerintah daerah.

Dilansir dari Detikcom, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menekankan penanganan terintegrasi dan imbauan kepada warga untuk tetap tenang.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan seluruh masyarakat NTT yang terdampak gempa. Saya telah meminta seluruh jajaran melakukan penanganan secara terpadu, dan masyarakat kami imbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, serta pemerintah daerah," kata Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Ia menyebut respons cepat dibutuhkan untuk mendukung penyelamatan dan kebutuhan dasar sekaligus menyiapkan warga menghadapi kemungkinan gempa susulan.

"Keselamatan masyarakat menjadi prioritas dan kecepatan menjadi kunci. Saya terus berkoordinasi untuk memastikan penyelamatan korban, pemenuhan kebutuhan dasar, dan kesiapan warga menghadapi gempa susulan," ujar Pratikno.

Menurut arahan Presiden Prabowo, pemerintah menggerakkan bantuan tahap pertama untuk masyarakat terdampak.

Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden memberikan bantuan tahap pertama berupa 50.000 paket sembako yang akan dikirim menggunakan pesawat TNI AU, dilansir dari Detikcom.

Dalam data BNPB hingga pukul 15.00 WIB, pemerintah mencatat 38 orang meninggal dunia, 2 orang luka berat, 11 orang luka ringan, serta lebih dari 2.000 warga mengungsi. Dilansir dari Detikcom, Basarnas, BNPB, TNI, dan Polri melakukan pencarian serta evakuasi, termasuk mengerahkan beberapa unit helikopter dan pesawat kecil untuk pergeseran personel, distribusi logistik, dan evakuasi korban.

Dilansir dari Detikcom, pemerintah juga memantau potensi gempa susulan. Menko PMK bersama Kepala BNPB, Menteri PU, Menteri Dalam Negeri, Wamen Kesehatan, dan jajaran dijadwalkan berangkat menuju lokasi terdampak pada Sabtu malam ini untuk mengawal kebutuhan penanganan lapangan.

Fokus penanganan mencakup evakuasi, layanan kesehatan, dukungan bagi keluarga korban, pengungsian, logistik, serta pemulihan fasilitas umum yang terdampak, sebagaimana disampaikan dalam laporan dilansir dari Detikcom.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author