by

Minta Restu, Anwar Ibrahim Menghadap Raja Malaysia

Pemimpin Oposisi Malaysia Anwar Ibrahim pada akan bertemu dengan Yang di-Pertuan Agong untuk membuktikan klaim mayoritas parlemen yang mendukungnya menjadi perdana menteri.

”Semoga semua urusan hari ini berjalan dengan mudah,” kata Anwar dalam postingan di Facebook menjelang keberangkatan ke Istana Negara.

Para wartawan mulai berkumpul di luar Istana Negara pagi ini untuk meliput pertemuan Anwar dengan Agong.

Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Rakyat Saifuddin Nasution Ismail mengatakan anggota partainya diinstruksikan untuk tidak mengadakan aksi atau berkumpul di mana pun, terutama di jalan utama menuju Istana Negara.

”Saya juga mengimbau seluruh warga untuk tenang saat adanya pertemuan, termasuk jika ada proses setelah itu,” ujar Saifuddin dalam keterangan tertulis pada Rabu (14/10).

Baca Juga  Sampaikan Sikap Protes, Kemenlu Panggil Dubes Prancis dan Timor Leste

Sebelumnya, Muhyiddin Yassin menegaskan tetap menjadi perdana menteri yang sah sampai Anwar dapat menunjukkan telah mendapatkan kepercayaan dari mayoritas anggota parlemen.

Polisi Malaysia juga telah memanggil Anwar untuk diinterogasi atas daftar anggota parlemen Umno yang akan membelot mendukungnya.

Diperlukan minimal 112 dari 222 kursi anggota parlemen untuk membentuk pemerintahan di Malaysia, sedangkan koalisi oposisi Pakatan Harapan kini hanya mengantongi 91 suara.

Sementara itu Perdana Menteri Muhyiddin Yassin menyerahkan sepenuhnya kepada Yang di-Pertuan Agong untuk memutuskan terkait sikap pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim yang mengklaim mengantongi dukungan mayoritas parlemen.

”Maka kita harus memberikan kepercayaan kepada baginda untuk memutuskan apa yang sepatutnya diputuskan,” kata Muhyiddin dalam konferensi persnya di Kuala Lumpur.

Baca Juga  Hasil Survei Joe Biden Menang Telak

Muhyiddin menyebut Agong adalah orang yang bijaksana dan memahami dari sudut pandang perannya sebagai Raja Malaysia.

”Ketentuan-ketentuan dalam konstitusi dan sebagainya sepenuhnya menjadi kekuasaan Yang di-Pertuan Agong,” ucap Muhyiddin dalam konferensi persnya di Kuala Lumpur.

Menurut Muhyiddin, prioritasnya saat ini adalah memulihkan perekonomian negara yang terdampak Covid-19. ”Saya masih di sini sebagai perdana menteri. Pekerjaan dan kepercayaan ini harus saya jalankan,” ungkap dia.

Selasa pagi, Anwar Ibrahim mengatakan telah menyerahkan dokumen sah terkait dukungan mayoritas parlemen kepada dirinya untuk menjadi perdana menteri kepada Yang di-Pertuan Agong.

Baca Juga  Trump Nekat Kena Corona Masih Aja Kampanye, Nitizen: Bisa Jadi Punya Ilmu Kebal

”Ini mencapai lebih dari 120 anggota parlemen,” ujar Anwar Ibrahim dalam konferensi pers di Kuala Lumpur.

Anwar mengatakan Raja kini akan memeriksa dokumen-dokumen tersebut selama beberapa hari ke depan dan memanggil para pemimpin partai untuk menyampaikan pendapat mereka.

”Tapi karena Yang di-Pertuan Agong akan memanggil pimpinan partai, sudah sewajarnya kita bersabar, memberi ruang dan kewenangan bagi Agong untuk memutuskan,” ucap ketua oposisi Pakatan Harapan itu.

Diperlukan minimal 112 dari 222 kursi anggota parlemen untuk membentuk pemerintahan di Malaysia, sedangkan koalisi oposisi Pakatan Harapan kini hanya mengantongi 91 suara. (man/tab)

Baca Juga