Microsoft Pertimbangkan Tutup Undead Labs Pengembang State of Decay 3

Share

Rencana efisiensi masif tampaknya masih membayangi studio game di bawah naungan Microsoft. Setelah rumor penutupan beberapa studio seperti Ninja Theory, Double Fine, dan Compulsion Game, satu nama besar kembali mencuat ke publik. Undead Labs yang dikenal sebagai developer di balik franchise State of Decay dilaporkan menjadi target penutupan berikutnya.

Kabar burung ini menyebutkan bahwa masa depan studio tersebut kini berada di ujung tanduk. Informasi yang dilansir dari Gamebrott mengungkapkan bahwa Microsoft dan Xbox tengah berupaya melepas studio ini. Raksasa teknologi tersebut dikabarkan sedang aktif mencari pembeli potensial untuk mengambil alih Undead Labs.

Langkah penjualan ini memuat konsekuensi yang cukup berat bagi kelangsungan studio. Jika Microsoft gagal mendapatkan pembeli baru, opsi terakhir yang akan diambil adalah penutupan total studio secara permanen.

Kebijakan pemutusan hubungan kerja ini dipastikan bakal memukul para pengembang di dalamnya. Setidaknya ada sekitar 110 karyawan yang terancam kehilangan mata pencaharian mereka akibat keputusan ini. Kabar penutupan ini terasa ironis mengingat proyek terbaru mereka sedang berjalan. Cuplikan gameplay State of Decay 3 baru saja diperlihatkan kepada publik pada ajang Xbox Games Showcase 2026 di Summer Game Fest 2026 kemarin.

Game bertema bertahan hidup dari serangan zombi ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak tahun 2020. Penampilan perdananya juga dilakukan pada acara presentasi Xbox Games Showcase beberapa tahun lalu. Pihak manajemen awalnya menjadwalkan peluncuran game ini pada tahun 2027 mendatang. State of Decay 3 dirancang untuk menuju platform PlayStation 5, Xbox, PC, serta langsung tersedia di layanan langganan Xbox Game Pass.

Situasi yang menimpa Undead Labs ini serupa dengan kondisi yang dialami oleh Ninja Theory. Studio tersebut juga menghadapi rumor penutupan sesaat setelah mereka memamerkan proyek game Senua di panggung yang sama. Hingga saat ini, pihak Microsoft belum memberikan pernyataan resmi mengenai isu penutupan studio ataupun gelombang PHK baru. Kendati demikian, restrukturisasi ini diprediksi akan memicu pengurangan tenaga kerja dalam skala besar di industri game.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author