by

Meski Dekat dengan Mayoritas Kiai Sepuh, Bang Ipul Cuma Pesan Pilih dengan Hati

Kedekatan H. Zaiful Bokhari dengan beberapa petinggi partai politik khususnya tokoh-tokoh Nahdatul Ulama (NU) sudah berjalan lama. Bahkan sebelum dirinya duduk sebagai anggota DPR dan Bupati.

Wajar, jika sebelumnya, ia digandeng Chusnunia Chalim, sebagai Wakil Bupati.

Pengaruh Zaiful pun bisa dikatakan lumayan moncer. Terbukti  dapat membantu melanggengkan Chusnunia Chalim,  yang kini bertengger sebagai Wakil Gubernur Lampung.

Sejumlah pihak pun menerka seperti itu. Tapi Zaiful sendiri berkali-kali menolak. Jika suksesnya Nunik-sapaan Chusnunia Chalim, lewat cara kerja yang dilakukannya.

Ya, Bang Ipul—sapaan akrab Zaiful Bokhari dikenal memiliki perhatian dan kedekatannya dengan kiai dan para ulama termasuk dengan sejumlah tokoh agama lainnya.

Sepeninggal Nunik, Zaiful Bokhari pun dipercaya duduk Bupati Lampung Timur. Jika di lihat rentang waktunya, ya berkisar setahun menjabat. Tapi hasilnya, mesin pencarian Google bisa menjawab itu.

Baca Juga  Ekonomi Rakyat Tumbuh, Mas Dibyo: Dorong Keuangan Syariah Sumber Pendukung

Kemesraan Zaiful Bokhari dengan para ulama dan tokoh-tokoh NU khususnya petinggu PKB setidaknya menjadi fakta, yang sulit bagi partai besutan Muhaimin Iskandar itu melepas Zaiful Bokhari.

Edi Sudanto menuturkan sudah sejak lama Zaiful Bokhari dekat dengan para ulama. Sowan dan kerap mendatangi pengajian menjadi kebiasaannya.

”Ya, dari dulu memang. Haji Zaiful Bokhari itu berhubungan baik dengan siapapun apalagi dari unsur NU dan Muhammadiyah. Ya, apalagi kedekatannya dengan pimpinan partai politik. Tentu saja itu bagian yang tak terpisahkan dari posisinya saat ini,” tutur Edi Sudanto dalam satu kesempatan.

Terlebih,  sambung Edi, Zaiful Bokhari merupakan warga Nahdlatul Ulama. Keakrabannya alami, bukan lantaran ada kepentingan politik dan sekadar cari dukungan.

”Jadi kalau sekarang foto-foto itu beredar, ya wajar dong. Belian dekat dengan para kiai, begitu sayang dengan para ulama. Wajar kalau sowan dan mohon doa kepada para Kiyai dan pengurus Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.

Baca Juga  Total 1.172 Petugas TPS Terjangkit Virus Corona

Sementara itu sumber DPW PKB Lampung menyebut Zaiful Bokhari jelas masuk dalam kalkulasi perhitungan. Terlebih petahana memiliki kedekatan dengan tokoh-tokoh NU dan Muhammadiyah, termasuk kalangan Gereja, Hindu maupun Budha.

”Sebelumnya Nunik (Ketua PKB Lampung) merupakan partner Zaiful. Keduanya sudah bekerja sama lebih dari empat tahun. Saling mengenal satu sama lain. Ya dalam politik ini pun bisa saja menjadi tolak ukur. Apa pun bisa terjadi, dan tentu saja Cak Imin memiliki otoritas untuk itu, kita lihat saja nanti,” terang sumber koran ini.

Meski tanpa perahu PKB, Zaiful tetap tersenyum. Ia legawa dengan keputusan politik. Hal ini pula yang merangsang PDI Perjuangan mengincarnya. Sehingga dirinya pun masuk dalam Partai besutan Megawati Soekarno Putri.

Baca Juga  Begini Cara Zaiful-Dibyo Bangkitkan Wisata Lamtim Jika Terpilih

Secara kalkulasi, meski sedikit ada ”penyesalan” dari PKB, Zaiful kerap sowan ke para sepuh PKB dan beberapa kiyai yang memilki pengaruh di sejumlah wilayah khususnya di daerah Pasir Sakti, Waway Karya, Way Mili hingga daerah perbatasan.

”Kalau ketemu itu sering. Sering sekali. Ngobrol Pak kiyai-kiyai itu ya seputar tuntunan agama. Sampai membahas kitab kuning. Sama sekali Bang Ipul, para santri dan kiyai-kiyai soheh itu tak membahas arah politik. Malah sering guyon kalau membahas Pilkada,” tutur orang dekat Zaiful Bokhari.

”Bang Ipul itu malah kesannya ndak mau mas. Ngomongin yang begituan (dukungan Pilkada). Beliau pernah bilang, pilih dari hati. Sudah itu saja,” pungkas salah satu santri di Waway Karya. (sol/leh)

Baca Juga