Menteri Sosial Lantik 67 Pejabat Fungsional dan Tegaskan Integritas serta Data Akurat
Menteri Sosial Saifullah Yusuf melantik dan mengambil sumpah 67 pejabat fungsional di lingkungan Kementerian Sosial, Selasa (4/8/2026), dengan penekanan pentingnya integritas dan penggunaan data yang akurat dalam menjalankan program kementerian, dilansir dari Detikcom.
Dari 67 pejabat yang dilantik, 39 mengikuti secara langsung dan 28 secara daring melalui Zoom. Gus Ipul menegaskan bahwa para pejabat harus melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab yang diberikan.
Ia mengingatkan posisi strategis yang diemban para aparatur negara dan menegaskan pentingnya pelaksanaan program Kemensos berpegang pada data terpadu yang akurat agar bantuan sosial tepat sasaran.
"Bapak-Ibu sekalian sudah mendapatkan kehormatan untuk mendapatkan posisi di Kementerian Sosial, silakan dilaksanakan dengan baik," ujar Gus Ipul.
"Sejak awal Presiden menitipkan pada kami berdua agar di Kementerian Sosial dimulai dengan data yang akurat, dengan data yang bisa dipertanggungjawabkan, dengan data yang sesuai dengan kenyataan," tambahnya.
Data valid diperlukan untuk mencegah kebocoran dana perlindungan sosial dan mengatasi ketimpangan secara efektif. Gus Ipul berharap penyaluran bantuan dan subsidi sosial dapat tepat sasaran.
Selain itu, mantan Wakil Gubernur Jawa Timur ini menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat agar bantuan sosial tidak menimbulkan ketergantungan berlarut-larut.
"Bansos harus ditindaklanjuti dengan graduasi karena bansos itu sementara, berdaya selamanya," kata Gus Ipul.
Dalam hal integritas, ia menyampaikan larangan keras bagi pejabat menerima pemberian di luar hak resmi mereka dan menegaskan komitmen pencegahan korupsi di Kemensos.
"Kita terima mana yang hak kita dan kita hindari mana yang bukan hak kita. Ini adalah komitmen dan ini bukan basa-basi. Ini bukan lip service," tegasnya.
Gus Ipul juga mendorong komunikasi terbuka untuk menjaga lingkungan kerja yang bersih dan transparan, serta memberikan ruang bagi pegawai untuk melapor jika menemukan kejanggalan.
"Jika melihat hal tidak beres, melihat ada hal-hal yang menyimpang, jangan diam," ujarnya.
Ia mengingatkan agar masa lalu birokrasi yang kelam tidak terulang dan memberikan peringatan tegas tanpa kompromi terkait tindak pidana korupsi di kementerian.
"Jangan ada lagi di Kementerian Sosial ini yang terlibat korupsi. Jangan ada lagi. Sekali lagi, jangan ada lagi yang main-main. Jangan ada yang coba-coba," ujar Gus Ipul.
Rangkaian acara pelantikan diawali dengan pembacaan keputusan pengangkatan resmi, pengambilan sumpah jabatan, pembacaan Pakta Integritas, penandatanganan berita acara, sambutan, dan diakhiri dengan doa bersama.