Menteri Perdagangan Serahkan Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT

Share

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyerahkan bantuan senilai Rp250 juta untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada Kepala Badan Penghubung Provinsi NTT, Florida Taty Satyawati, di Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Senin (17/8).

Bantuan tersebut dikumpulkan sebagai bagian dari program Kemendag Peduli yang menunjukkan solidaritas keluarga besar Kemendag terhadap korban bencana di NTT, dilansir dari Detikcom.

Busan menyatakan donasi sebesar Rp250 juta terkumpul sejak pagi hingga siang hari dan diserahkan langsung kepada Kantor Penghubung Provinsi NTT di Jakarta. Ia berharap penggalangan bantuan dapat terus berlanjut dan disalurkan kepada masyarakat yang terdampak.

"Keluarga besar Kemendag sepakat untuk menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang terkena musibah di NTT. Sejak pagi hingga siang, telah terkumpul donasi sebesar Rp 250 juta dan langsung kami serahkan kepada Kantor Penghubung Provinsi NTT di Jakarta. Tahap ini merupakan yang pertama karena kami harap dapat terus menggalang donasi dan menyalurkannya kepada masyarakat yang terdampak musibah di NTT," ujar Busan.

Busan juga mengungkapkan kondisi sarana perdagangan di wilayah terdampak gempa, yang berdasarkan identifikasi awal menunjukkan empat pasar mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda. Salah satunya adalah Pasar Inpres Ruteng di Manggarai yang mengalami kerusakan pada beberapa tiang sehingga tidak dapat digunakan sementara waktu.

"Identifikasi awal kami menunjukkan, terdapat empat pasar yang terdampak. Salah satunya, yaitu Pasar Inpres Ruteng di Manggarai yang rusak di bagian tiang. Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pasar tersebut tidak digunakan untuk sementara waktu demi keselamatan masyarakat," kata Busan.

Menurut Busan, pemulihan sarana perdagangan merupakan bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana di NTT karena pasar dan kios berperan strategis dalam menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

"Sarana perdagangan ini penting karena menjadi tempat masyarakat beraktivitas dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Setelah kondisi darurat tertangani, kami ingin perdagangan dapat segera pulih. Pedagang bisa kembali berjualan dan masyarakat bisa kembali beraktivitas," ujar Busan.

Selain itu, Busan memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok tetap terjaga. Kemendag sudah berkoordinasi dengan distributor, termasuk yang di luar wilayah terdampak dan provinsi terdekat, untuk menjaga pasokan ke NTT.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pelaku usaha, termasuk ritel modern, dan mereka menyampaikan pasokan masih aman. Saat ini, fokus ada pada penanganan darurat pascabencana," pungkas Busan.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: bantuan gempa bumi NTT
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author