Mendikdasmen Lepas 79 Siswa Indonesia ke Olimpiade Sains Internasional
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti resmi melepas 79 siswa Indonesia untuk berkompetisi di berbagai ajang olimpiade sains dan keterampilan tingkat internasional pada Selasa (14/7/2026) di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Pelepasan delegasi ini menandai kesiapan para siswa terpilih untuk membawa nama baik negara di kancah global. Dalam pengarahannya, Mendikdasmen menekankan pentingnya peran para siswa sebagai representasi bangsa di luar negeri.
"Tapi saya ingin menekankan, pertama, tadi disampaikan oleh Ibu Sekjen bahwa kalian semua adalah duta-duta Indonesia. Partisipasi kalian di forum internasional itu tidak hanya membawa nama pribadi, tapi juga nama sekolah, yang lebih besar lagi adalah tentu saja keluarga, bangsa, dan negara," kata Mu'ti, Mendikdasmen.
Mu'ti menyadari tanggung jawab besar yang dipikul oleh para delegasi selama masa persiapan hingga pelaksanaan kompetisi nanti. Dirinya juga berkelakar mengenai dedikasi belajar para siswa yang tampak dari penampilan fisik mereka.
"Saya lihat wajah-wajah kalian ini wajah kurang tidur semua ya. Namanya anak olimpiade, pasti sibuk belajar," canda Mu'ti, Mendikdasmen.
Lebih lanjut, Mu'ti memberikan sorotan khusus terhadap perbedaan perhatian yang diterima oleh peraih prestasi akademik dibandingkan dengan bidang olahraga. Ia menegaskan perlunya perubahan sikap terhadap para pejuang prestasi akademik ini.
"Atlet juara dunia hadiahnya miliaran, tapi kalian berjuang dalam kejuaraan yang sunyi. Bahkan mungkin saat menang pun menterinya belum tentu tahu. Realitas ini tidak boleh terjadi lagi. Kalian adalah pahlawan Indonesia," tegas Mu'ti, Mendikdasmen.
Selain memberikan wejangan moral, pihak kementerian juga menjabarkan rincian delegasi serta bidang-bidang yang diikuti oleh para siswa pada tahun ini.
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, melaporkan bahwa pada tahun 2026 ini Indonesia mengirimkan delegasi untuk berkompetisi dalam 16 ajang internasional. Bidang perlombaan mencakup sains, matematika, kecerdasan buatan (AI), debat, hingga keterampilan vokasi.
"Kita akan mengirim dan sedang mengirim 14 ajang internasional. Bidangnya sangat beragam sains, matematika, kimia, biologi, fisika, geografi, informatika, kecerdasan artifisial yang baru kita mulai tahun kemarin, ekonomi, kebumian, astronomi dan astrofisika, juga debat, kemudian juga ada inovasi dan keterampilan vokasi, dan kuliner juga ada," kata Suharti, Sekjen Kemendikdasmen.
Untuk memacu semangat delegasi baru, Suharti membagikan catatan prestasi tahun lalu di mana tim astronomi meraih medali emas serta tim AI membawa pulang empat medali pada debut mereka di Beijing. Ia juga memaparkan perolehan medali sementara yang sudah diraih tim Indonesia tahun ini.
"Nah, tahun ini tadi sudah diinformasikan sudah dapat lima medali satu emas, dua perak, dan dua perunggu dari Olimpiade Fisika. Nah, yang sedang bertanding sekarang sedang ada di luar negeri, ada ajang untuk Olimpiade Matematika, Biologi, Kimia, Ekonomi, dan juga ada lomba debat. Mudah-mudahan mereka pulang membawa hasil yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," kata Suharti, Sekjen Kemendikdasmen.
Menutup prosesi pelepasan tersebut, Mendikdasmen menitipkan pesan agar pencapaian di ajang internasional ini menjadi langkah awal bagi karier akademik mereka di masa depan.
"Jangan berhenti hanya sampai menjadi juara. Ini baru rintisan awal untuk menjadi penemu dan ilmuwan yang memajukan peradaban manusia," pesan Mu'ti, Mendikdasmen.