Menag Nasaruddin Umar Ajak Masyarakat Ikuti Doa Kebangsaan di Monas

Share

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk mendatangi helatan zikir dan doa kebangsaan di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Agenda untuk menyambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut dirangkaikan dengan selawat kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

"Mari kita sambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menghadiri zikir dan doa kebangsaan bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf serta para tokoh lintas agama di Lapangan Monas, Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026," ujar Nasaruddin Umar, Menteri Agama.

Acara yang tidak dipungut biaya ini dijadwalkan berlangsung sejak pukul 17.00 hingga 21.30 WIB. Masyarakat diizinkan memasuki lokasi dari pukul 15.00 WIB lewat gerbang pemeriksaan di sisi utara maupun selatan Monas.

"Ayo hadir dan ajak keluarga, sahabat, serta orang-orang terdekat kita," kata Nasaruddin Umar.

Panitia pelaksana turut menempatkan beberapa layar LED raksasa di area luar bagi para pengunjung yang tidak tertampung di kawasan utama.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin menjelaskan rangkaian acara diisi oleh paduan suara, khataman Al-Qur'an, salat Magrib berjemaah, pertunjukan hadrah, pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Muhammad Zian Fahrezi, serta doa lintas agama. Pihak penyelenggara juga mendirikan sarana pendukung bagi kenyamanan para hadirin.

"Tersedia pula ratusan toilet, serta area wudu dengan sekitar 1.000-1.500 keran untuk kenyamanan seluruh hadirin," kata Kamaruddin Amin, Sekjen Kemenag.

Para pengunjung dianjurkan memakai pakaian serbaputih serta membawa sajadah atau alat salat pribadi. Pihak keamanan melarang membawa bayi, anak balita, barang berbahaya, petasan, hingga senjata tajam mau pun senjata api.

Para pemuka agama dari perwakilan Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu dijadwalkan memimpin prosesi doa bersama tersebut secara bergantian.

"Doa adalah kekuatan spiritual yang menyertai setiap ikhtiar bangsa. Melalui zikir dan doa bersama lintas agama ini, kita memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Esa agar Indonesia senantiasa dimudahkan dalam mewujudkan cita-cita sebagai bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur," tutur Kamaruddin Amin.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author