Memahami Perbedaan Label Tanggal pada Kemasan Makanan untuk Hindari Pemborosan

Share

Keterangan tanggal pada kemasan makanan sering membingungkan konsumen dan berkontribusi pada tingginya tingkat pemborosan makanan. Berdasarkan riset yang dilansir dari Detik Food, banyak orang keliru memahami arti label seperti Sell By, Best By, dan Use By.

Label "Sell By" sebenarnya bukan untuk konsumen, melainkan petunjuk bagi toko mengenai waktu maksimal produk boleh dipajang. Label ini tidak menandakan apakah makanan masih aman dikonsumsi atau tidak.

Label "Best By" atau "Best If Used By" menunjukkan kapan makanan berada pada kondisi terbaik untuk rasa, tekstur, dan kesegarannya. Namun, makanan tersebut seringkali masih aman dikonsumsi jika disimpan dengan benar meskipun melewati tanggal tersebut.

Label "Use By" sering dianggap sebagai batas akhir yang mutlak untuk mengonsumsi produk, padahal kenyataannya tanggal ini mengasumsikan rantai pendinginan makanan selalu terjaga dengan sempurna, yang tidak selalu terjadi dalam praktik sehari-hari.

Hanya beberapa produk seperti susu formula bayi yang diwajibkan memiliki tanggal kedaluwarsa pasti karena berkaitan dengan nutrisi yang harus terjaga sampai tanggal tersebut.

Contoh lain adalah telur yang biasanya masih aman dikonsumsi hingga tiga sampai lima minggu setelah tanggal pada kemasan jika disimpan di tempat yang tepat. Begitu pula makanan kaleng yang sering dibuang lebih cepat tanpa alasan yang kuat.

Namun, beberapa jenis makanan harus diperhatikan secara ketat, khususnya daging olahan, ikan asap, dan keju lunak. Produk-produk ini memiliki risiko kontaminasi mikroba tinggi dan tanggal pada label memang harus dijadikan batas akhir konsumsi.

Ahli gizi menyarankan agar makanan mudah rusak tidak dibiarkan di suhu ruang lebih dari satu sampai dua jam dan sisa makanan matang tidak disimpan lebih dari 72 jam.

Untuk mengurangi pemborosan tanpa mengorbankan keamanan, beberapa tips yang dianjurkan antara lain tidak terlalu khawatir dengan tanggal kedaluwarsa, menjaga suhu kulkas di bawah 4°C, serta menyimpan produk seperti susu dan telur di bagian kulkas yang paling dingin.

Kesimpulannya, tanggal pada kemasan lebih berfungsi sebagai panduan kesegaran dan bukan sebagai indikator absolut keamanan makanan, kecuali produk khusus seperti susu formula bayi dan beberapa makanan berisiko tinggi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author