Melati Salurkan 5.000 Bibit Tanaman di Sungailiat
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra Melati menyalurkan bantuan berupa 5.000 bibit tanaman kepada masyarakat di Vihara Vimalakirti, Sungailiat, Bangka Belitung pada Sabtu (4/7/2026). Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari program pemanfaatan lahan pekarangan rumah guna memperkuat ketahanan pangan tingkat keluarga, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Dari total alokasi komitmen distribusi untuk seluruh wilayah Bangka Belitung tersebut, komunitas Sahabat Buddhayana menerima bagian sebanyak 500 bibit tanaman. Melati menegaskan pentingnya program aspirasi tersebut agar langsung menyentuh pemenuhan pangan mandiri bagi masyarakat setempat.
"Sebenarnya untuk saya sebagai anggota Komisi IV, program aspirasi saya ada 5.000 bibit yang harus saya distribusikan ke seluruh masyarakat Bangka Belitung. Teman-teman Sahabat Buddhayana ini mendapatkan 500 bibit," ujar Melati, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra.
Pihaknya berharap agar pemberian stimulus ini bisa dikelola dengan maksimal oleh warga penerima. Melati juga membuka peluang untuk mengucurkan tambahan volume bantuan bibit pada periode mendatang jika program penanaman awal ini terbukti sukses serta direspons secara positif oleh publik.
"Nanti kalau memang ini berhasil, teman-teman senang untuk menanam, kita tambah lagi. Insyaallah kita tambah lagi," ujar Melati, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra.
Selain memfasilitasi bibit tanaman, legislator Gerindra ini memberikan sokongan dana pribadi senilai Rp5 juta untuk mengoptimalkan pengadaan pupuk. Pendanaan mandiri itu ditujukan menjadi stimulan agar seluruh tanaman warga tumbuh sehat dan menghasilkan dampak ekonomi yang berkelanjutan.
"Karena bibit ini memang memerlukan pupuk, saya juga akan menambahkan inisiatif dari pribadi. Saya memberikan uang Rp5 juta untuk men-trigger pembelian pupuk. Jadi nanti tanaman ini bisa dipupuk agar lebih sehat dan lebih besar," tutur Melati, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra.
Optimalisasi lahan kosong dan pekarangan rumah dinilai memiliki signifikansi besar dalam menggerakkan ekonomi domestik sekaligus menumbuhkan budaya bercocok tanam. Melalui skema pendampingan bibit serta pupuk ini, ruang terbuka hijau yang produktif diharapkan dapat segera tercipta secara luas.
" Dengan dukungan bibit dan pupuk, masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, produktif, serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi keluarga di Bangka Belitung," kata Melati, Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Gerindra.