McDonalds Rilis Ayam Crispy Kari Medan Hasil Racikan Chef Firhan
Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, McDonald's Indonesia meluncurkan rangkaian menu bertema Nusantara melalui kampanye tahunan bertajuk Cinta Warisan Indonesia.
Mengusung tagar #IniRasaKita2026, jaringan restoran cepat saji ini memperkenalkan olahan makanan khas daerah yang kaya akan bumbu dan rempah tradisional, sebagaimana dilansir dari HaiBunda.
Associate Director of Marketing McDonald's Indonesia, Caroline Kurniadjaja, menyampaikan bahwa sajian kuliner Nusantara kerap membawa nilai emosional serta kenangan masa kecil yang mendalam bagi setiap orang.
"Makanan itu bukan hanya soal rasa, tetapi juga bisa menghadirkan kenangan atau memori tertentu yang tidak bisa dibeli dengan uang. Misalnya, kenangan masa kecil bersama keluarga," kata Caroline di Kemang, Jakarta Selatan.
Salah satu sajian utama yang dihadirkan pada tahun ini adalah Ayam Crispy McD Kari Medan. Menu ini diracik khusus dengan mengeksplorasi kekayaan rempah-rempah khas dari wilayah Sumatera Utara.
Selain hidangan utama tersebut, diluncurkan pula dua varian pencuci mulut dan minuman pendamping, yakni McFlurry Pisang Ijo khas Makassar serta Es Kopi Klepon khas Jawa.
"Cita rasa yang ingin kami tonjolkan adalah makanan Indonesia yang kaya akan rempah. Ini juga menggambarkan masyarakat Indonesia yang kaya akan keberagaman," tutur Caroline.
Pengembangan menu Kari Medan ini melibatkan Chef Firhan yang terjun langsung ke daerah asalnya untuk mendalami teknik pengolahan tradisional serta kebiasaan memasak masyarakat setempat.
Chef Firhan mengungkapkan bahwa formulasi bumbu kari Medan tersebut berakar dari kenangan masa kecil saat menikmati masakan buatan sang nenek.
Tumbuh dalam lingkungan keluarga keturunan Timur Tengah membuat dirinya terbiasa dengan hidangan kaya bumbu, bersantan, serta bercita rasa kuat sejak kecil hingga masa sekolah.
"Dari kecil sering dibuatkan kari Medan. Sampai SMA itu rasanya masih menempel di mulut saya," ujar Firhan.
Inspirasi kenangan tersebut mendorongnya untuk memadukan saus kari Medan yang gurih dan pekat dengan daging ayam goreng renyah.
"Medok, nendang, sedap," tutur Firhan saat menggambarkan karakter rasa hidangan tersebut.
Guna merekonstruksi cita rasa autentik sesuai ingatannya, ia berdiskusi dan berguru kepada berbagai pihak yang memahami kuliner Medan, mulai dari sesepuh keturunan India, warga Jawa, Tionghoa, hingga masyarakat lokal Medan.
Menurut Firhan, kekhasan kari Medan terletak pada kombinasi rempah, aroma daun kari, serta tingkat pedas yang lebih dominan dibandingkan dengan jenis kari daerah lain.
"Begitu makan, rasanya seperti flashback saat nenek masakin waktu kecil," ucap Firhan.