Massa Rusak Mobil Fortuner di Tanah Abang Akibat Teriakan Provokatif

Share

Sebuah mobil Fortuner menjadi sasaran amuk massa hingga mengalami kerusakan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB, setelah dipicu oleh cekcok masalah klakson dan aksi provokasi meneriakkan tabrak lari oleh seorang pengendara sepeda motor, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Aksi anarkis tersebut bermula dari perselisihan jalanan di daerah Tebet, Jakarta Selatan, ketika pengemudi Fortuner membunyikan klakson berulang kali lantaran merasa jalannya dihalangi, yang kemudian berlanjut pada aksi memaki pengendara motor hingga memicu datangnya dua orang bermotor lain untuk menegur sang pengemudi.

Pihak kepolisian sektor setempat segera turun tangan guna meredakan situasi serta mengamankan pengemudi mobil beserta kendaraannya yang telah mengalami kerusakan parah ke markas komando untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo menjelaskan bahwa perselisihan antara pengemudi mobil dan pemotor tersebut tetap berlangsung di sepanjang jalan hingga situasi semakin memanas.

"Terjadi cekcok sambil jalan (antara pengemudi dan pemotor). Pengendara sepeda motor menabrakkan motornya ke mobil Fortuner," kata Kapolsek Tanah AKBP Dhimas Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/6/2026).

Menurut keterangan pihak kepolisian, tindakan nekat dari pengendara sepeda motor tersebut langsung memicu reaksi berantai dari warga sekitar yang berada di lokasi kejadian.

"Selanjutnya, pengendara sepeda motor terus mengejar sambil teriak tabrak lari sehingga makin banyak massa yang mengejar dan melakukan perusakan," imbuhnya.

Akibat dari kepungan dan kejaran massa yang terprovokasi teriakan tersebut, pengemudi Fortuner sempat terhenti kembali hingga terlibat keributan susulan yang menyebabkan dirinya terluka.

"Selanjutnya, dalam perjalanan mobil tersebut bisa dihentikan dan kembali terjadi keributan yang mengakibatkan luka dan perusakan mobil. Selanjutnya pengendara Fortuner kabur ke arah Tanah Abang, berhenti di TKP dalam keadaan mobil sudah dirusak massa dan luka di kepala," ucapnya.

Petugas kepolisian yang mengamankan pengemudi Fortuner di lokasi pemberhentian terakhir menemukan yang bersangkutan dalam kondisi emosional dan sulit diajak berkomunikasi secara normal.

"Saat diamankan, pengendara Fortuner tidak kooperatif, berbicara ngelantur, marah-marah tidak jelas. Selanjutnya, pengemudi Fortuner beserta mobilnya diamankan dan dibawa ke kantor Polsek Metro Tanah Abang," ujar Dhimas.

Kondisi psikologis pengemudi yang masih tidak stabil tersebut terus bertahan bahkan setelah dirinya berada di dalam kantor polisi, termasuk menolak sejumlah tindakan penanganan medis.

"Sesampai di Polsek, pengemudi Fortuner saat ditanya tanya menjawab ngelantur dan masih marah-marah serta tidak mau membuat laporan dan juga tidak mau visum maupun diobati lukanya," tambahnya.

Keributan meluas ini dipastikan berakar dari teguran dua orang pemotor yang merasa tidak terima melihat pengemudi Fortuner memaki pengendara sepeda motor lain yang dianggap menghalangi jalurnya.

"Sesaat kemudian datang dua orang mengendarai sepeda motor menegur pengendara Fortuner karena memaki-maki pengendara sepeda motor yang menghalangi jalan," ucapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kemarahan pengemudi Fortuner yang berujung pada aksi makian balik disinyalir menjadi pemantik utama pemotor tersebut nekat menjatuhkan diri ke arah mobil.

"Pengendara Fortuner merasa tidak senang dan kembali memaki pengendara-pengendara sepeda motor yang menegurnya," kata Dhimas.

Pasca-kejadian tersebut, orang tua dari pengemudi Fortuner mendatangi Polsek Metro Tanah Abang untuk menjemput anaknya, sedangkan kendaraan mobil yang rusak dibawa menuju bengkel di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author