Malaysia Gelar Rangkaian Festival Sasar Turis Dewan Kerja Sama Teluk
Pemerintah Malaysia menyelenggarakan rangkaian festival budaya dan belanja mulai Mei hingga Juli 2026 demi menarik kunjungan pelancong dari negara-negara Gulf Cooperation Council atau Dewan Kerja Sama Teluk.
Agenda pariwisata Negeri Jiran tersebut disiapkan di sekitar periode Idul Adha, sebagaimana dilansir dari Detik Travel pada Kamis (21/5/2026). Salah satu agenda utamanya adalah Festival Kuala Lumpur 2026 yang berlangsung secara nasional pada 6 sampai 31 Mei 2026.
Kuala Lumpur menyediakan lebih dari 80 acara di 25 lokasi berbeda selama festival tersebut berlangsung. Program yang disajikan meliputi seni publik, konser musik, kegiatan komunitas, hingga pameran kreatif yang menampilkan kekayaan budaya Malaysia.
Aktivitas pariwisata berlanjut pada bulan Juni dengan kompetisi olahraga, perayaan budaya, dan pameran gaya hidup. Beberapa di antaranya adalah Pameran Mobilitas Internasional Kuala Lumpur pada 12-21 Juni 2026 serta Festival Multisport Perak.
Pemerintah setempat juga meluncurkan kampanye belanja nasional bertajuk Malaysia Mega Sale dari 15 Juni sampai 31 Juli 2026. Program ini menawarkan promosi ritel di berbagai mal dan distrik perbelanjaan di seluruh negeri.
"Festival Kuala Lumpur adalah perayaan yang benar-benar menangkap semangat Malaysia," kata Mohd Faharuddin Hatmin, Direktur Tourism Malaysia Dubai.
Pihak otoritas menyatakan bahwa agenda ini akan menyatukan kreativitas dan komunitas untuk menyambut turis Timur Tengah. Pengunjung dapat menikmati tradisi yang beragam di sepanjang musim liburan.
"Wisatawan GCC menghargai pengalaman belanja yang berkesan, pengalaman kota yang lancar, dan waktu berkualitas bersama keluarga. Mega Sale dan musim festival kami dirancang untuk menawarkan hal itu, memadukan budaya, hiburan, dan nilai yang luar biasa tambah juru bicara Tourism Malaysia," tambah juru bicara Tourism Malaysia.
Rangkaian inisiatif tersebut bertujuan memperdalam keterlibatan pengunjung melalui interaksi dengan adat istiadat setempat. Wisatawan disajikan pertunjukan tradisional dan cita rasa multikultural yang memberikan pengalaman di luar pariwisata konvensional.