Malaysia Aviation Group Nyatakan Seluruh Pilot Bebas Narkoba

Share

Malaysia Aviation Group (MAG) menyatakan seluruh pilotnya terbebas dari penyalahgunaan narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan massal usai penangkapan seorang oknum pilot Malaysia Airlines di Tangerang. Informasi tersebut disampaikan pada Selasa (18/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Travel.

Langkah tes urine ini diambil MAG yang juga mengoperasikan maskapai Firefly dan Amal menyusul kasus penahanan seorang pilotnya di Bandara Soekarno-Hatta pada 28 Juli lalu. Pilot tersebut ditangkap setelah membawa 26 kg MDMA di dalam bagasinya dan terbukti positif menggunakan kokain serta metamfetamin.

Setelah merampungkan tes terhadap kelompok pilot, MAG menjadwalkan pemeriksaan terhadap sekitar 2.840 awak kabin Malaysia Airlines yang dimulai pada 18 Agustus hingga 3 September. Selain itu, lebih dari separuh dari 158 pilot dan 163 awak kabin Firefly telah diperiksa dengan hasil seluruhnya negatif.

"Penyelesaian tahap pertama ini merupakan tonggak penting dalam langkah-langkah yang berkomitmen kami terapkan, namun upaya kami tidak berhenti sampai di sini," ujar Presiden sekaligus CEO Grup MAG, Kapten Nasaruddin A Bakar.

Manajemen menegaskan pemeriksaan akan terus diperluas ke kelompok operasional lain guna menjaga konsistensi standar keselamatan maskapai.

"Kami melanjutkan pemeriksaan di kelompok operasional lainnya untuk memastikan standar ketat yang sama diterapkan secara konsisten di seluruh maskapai kami. Keselamatan tetap menjadi inti dari setiap keputusan yang kami ambil, dan kami akan terus melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk memperkuat sistem pengamanan, menegakkan standar operasional, serta menjaga kepercayaan penumpang dan pemangku kepentingan kami," tambah Nasaruddin A Bakar.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author