Mahasiswa LSPR dan KGJ Gelar Kampanye Edukasi Batasan Tubuh Anak
Mahasiswa Marketing Communication LSPR Institute of Communication and Business meluncurkan kampanye sosial bernama Berani Lindungi di kawasan Jatinegara. Program edukasi ini berfokus pada pemahaman batasan tubuh untuk anak-anak dan orang tua. Seperti dilansir dari HaiBunda, kampanye ini mengusung tema Kenali Tubuhmu, Lindungi Dirimu sebagai bentuk implementasi SDG's 4 Quality Education.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keberanian bagi anak untuk mengenali serta menjaga batasan tubuhnya. Penggagas acara memandang bahwa perlindungan anak perlu dibangun sejak awal melalui komunikasi yang terbuka. Pengetahuan awal ini diharapkan dapat mencegah situasi tidak aman bagi anak-anak.
Inisiatif sosial ini terlaksana atas kerja sama dengan Komunitas Gumul Juang (KGJ) sekaligus memperingati Hari Anak Nasional. Materi sensitif disampaikan lewat metode yang menyenangkan agar mudah dipahami sesuai usia anak.
Anak-anak mengikuti beragam aktivitas seperti mini teater dan permainan interaktif yang mengusung prinsip Kenali, Tolak, Cerita. Pada saat bersamaan, para orang tua menghadiri sesi diskusi khusus dengan psikolog. Diskusi tersebut memberikan panduan bagi orang tua mengenai metode komunikasi yang membuat anak merasa aman untuk bercerita. Pendekatan ini diharapkan dapat mencairkan anggapan bahwa topik batasan tubuh merupakan hal yang tabu.
"Kami berharap Berani Lindungi bisa menjadi langkah kecil yang membawa perubahan. Kami ingin anak-anak pulang dengan pengetahuan baru tentang cara melindungi dirinya, sementara orang tua pulang dengan pemahaman bahwa komunikasi yang terbuka adalah salah satu bentuk perlindungan terbaik bagi anak," ujar Ketua Pelaksana Berani Lindungi, Bintang Zuama Maulidin.
Kolaborasi Empat Mata Kuliah
Seluruh peserta yang hadir menerima Safety Kit yang dirancang untuk dapat digunakan kembali di rumah. Fasilitas ini berfungsi sebagai media belajar lanjutan bersama keluarga setelah kegiatan usai.
Inisiatif Berani Lindungi merupakan hasil integrasi dari empat mata kuliah Komunikasi Pemasaran di LSPR Institute of Communication and Business. Mata kuliah tersebut mencakup Social Marketing, Community Development, Digital Marketing, serta Creative Content in Marketing.
Tim penyelenggara berharap kampanye ini dapat meningkatkan kesadaran bahwa rasa aman bagi anak harus dimulai dari lingkungan keluarga dan orang-orang terdekat.