I Made Sarmita Raih IPK Sempurna dan Wisuda Doktor Terbaik di UGM

Share

I Made Sarmita, pria asal Kabupaten Badung, Bali, berhasil meraih IPK sempurna 4,00 dan dinobatkan sebagai wisudawan terbaik program doktor di Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia menyelesaikan Program Studi Doktor Kependudukan di Sekolah Pascasarjana UGM hanya dalam 2 tahun 10 bulan, lebih cepat dibanding rata-rata masa studi doktor yang biasanya 4 tahun, dilansir dari Detikcom. Made memulai pendidikan S1 di Universitas Pendidikan Ganesha Bali pada 2006-2010 dan kemudian melanjutkan S2 dan S3 di UGM di bidang kependudukan.

"Saya memilih S3 Kependudukan karena linier dengan S2 saya sebelumnya, dan juga masih linier dengan studi S1," ujar Made.

Ia menjalani perkuliahan dengan beasiswa, meski sempat merasa cemas akan kepastian beasiswa tersebut. Made mengaku keberhasilan cepatnya masa studi doktor banyak dipengaruhi oleh dukungan dosen pembimbing yang aktif memantau dan mengejar proses bimbingan.

"Promotor dan ko-promotor selalu memantau, berkomunikasi secara aktif, dan selalu menanyakan progress research. Merasa dikejar-kejar, tetapi memang hasilnya untuk kebaikan saya dan juga prodi," ungkapnya. Selain dukungan dosen, Made juga menyarankan agar mahasiswa doktor mempersiapkan rencana riset sejak awal dan berani mengambil ujian komprehensif lebih dini.

"Jika sudah setengah matang, minta kepada prodi terkait calon promotor dan ko-promotor yang keilmuannya sesuai dengan rencana riset. Dipertimbangkan juga kesibukan, gaya komunikasi, dan karakteristik lain dari calon promotor dan ko-promotor," katanya. Ketika ditanya tips meraih IPK sempurna, Made menekankan pentingnya fokus dan konsisten mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh disertai doa dan tawakal. "Kita perlu mengikuti dan menikmati proses, mengerjakan semampunya, dan menyerahkan hasil pada Yang Kuasa," pesan Made.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author