Luca Zidane Terima Kritik Tajam Usai Laga Kontra Yordania

Share

Penjaga gawang tim nasional Aljazair Luca Zidane menuai gelombang kritik tajam dari publik setelah kembali melakukan kesalahan di bawah mistar gawang saat menghadapi Yordania dalam laga penyisihan Grup J Piala Dunia 2026 pada Selasa, 23 Juni 2026. Kiper yang kini membela Granada tersebut dinilai gagal membendung tembakan pemain Yordania Nizar Al-Rashdan karena tangannya yang kurang kokoh, sehingga bola tetap masuk ke gawang meski sempat tertepis. Dilansir dari media Perancis sports.fr, kesalahan ini memicu reaksi keras di media sosial mengingat performa buruknya saat kalah dari Argentina sebelumnya.

Sebelum gelombang kritik terbaru ini datang, Luca Zidane sempat mengungkapkan kepada media The Sun bahwa dirinya tengah menjalani pelatihan mental intensif. Penjaga gawang kelahiran Marseille tersebut menganggap kesiapan mental saat ini sama krusialnya dengan kondisi fisik.

"Jusqu’à présent je n’en avais jamais parlé. Cela a changé ma vie. Aujourd’hui, être fort mentalement est aussi important qu’être prêt physiquement", kata Luca Zidane, Kiper Aljazair.

Kritik netizen di media sosial tetap tidak terbendung meskipun Aljazair akhirnya berhasil membalikkan kedudukan menjadi 2-1 melalui gol Nadhir Benbouali dan Amine Gouiri setelah turun minum. "Ce gardien est une fraude", tulis netizen di media sosial.

Komentar miring dari para suporter terus mengalir deras dan mempertanyakan kelayakan sang penjaga gawang utama di dalam skuad. "C’est le pire gardien de la Coupe du monde", cetus netizen lain.

Sebagian besar pendukung Aljazair juga menuduh keberadaannya di tim nasional hanya karena faktor nama besar sang ayah. "Il n’est là qu’en raison de son nom", ungkap suporter Aljazair. Publik menilai Aljazair masih memiliki opsi penjaga gawang lain yang jauh lebih kompeten untuk mengawal jala gawang tim nasional.

"C’est impossible d’imaginer qu’il n’y ait pas de meilleurs gardiens en Algérie", protes netizen.

Kekecewaan suporter memuncak hingga menuntut pencoretan nama sang pemain dari susunan starter untuk pertandingan-pertandingan berikutnya. "Titulariser Zidane est un vrai scandale", sebut suporter. Desakan agar tim kepelatihan segera mendepak penjaga gawang Granada tersebut dari posisinya terus bergema di jagat maya.

"Zidane dehors", desak netizen.

Suporter Aljazair menganggap posisinya di bawah mistar gawang sudah tidak bisa dipertahankan lagi demi mengamankan poin di laga sisa. "Zidane out", tegas netizen.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author