LPDP Perketat Verifikasi Sertifikat Bahasa Inggris Beasiswa Tahap 2

Share

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memperketat sistem verifikasi dokumen untuk mengantisipasi kecurangan pelamar yang memalsukan sertifikat bahasa Inggris pada seleksi Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 yang disiarkan melalui YouTube LPDP RI, Jumat (3/7/2026).

Langkah tegas ini diambil karena pihak penyelenggara tidak menoleransi segala bentuk manipulasi skor demi lolos seleksi administrasi, sebagaimana dilansir dari Detikcom. Sanksi berat berupa diskualifikasi langsung dan pemblokiran akun di sistem pendaftaran telah disiapkan bagi pelanggar.

Kepala Divisi Rekrutmen dan Seleksi LPDP, Andar Ramona Sinaga menegaskan bahwa integritas merupakan nilai fundamental bagi calon pemimpin bangsa yang tidak dapat ditawar lagi.

"Kami meminta semua putra-putri Indonesia menjunjung tinggi nilai integritas. Jangan coba-coba memalsukan sertifikat bahasa Inggris, baik fisiknya maupun nilainya yang dinaikkan (top-up) tidak sesuai database," kata Andar Ramona Sinaga, Kepala Divisi Rekrutmen dan Seleksi LPDP.

Pihak LPDP kini resmi bekerja sama dengan berbagai lembaga penyedia tes resmi untuk memeriksa keabsahan berkas yang diunggah secara langsung guna memastikan keaslian dokumen.

"LPDP dengan tegas menindak orang yang melanggar integritas, kami akan langsung menggugurkan kalian dan kalian akan di blokir, tidak bisa mendaftar," kata Andar Ramona Sinaga, Kepala Divisi Rekrutmen dan Seleksi LPDP.

Upaya pengetatan ini berjalan beriringan dengan penyesuaian kriteria nilai bagi program-program khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan studi.

"Ini untuk kerjasama khusus, kami sajikan 35 kampusnya tetap sama, tes bahasa Inggris-nya tetap sama, namun memang nilai-nilainya itu bisa beda karena memang kriterianya berbeda, seperti spesialis-subspesialis itu bukan 500, 475," jelas Andar Ramona Sinaga, Kepala Divisi Rekrutmen dan Seleksi LPDP.

Di sisi lain, aturan persyaratan bahasa sebenarnya sudah dipermudah dengan kelonggaran bagi pemilik Letter of Acceptance (LoA) Unconditional serta penambahan opsi jenis sertifikat yang diterima.

"Kalau kalian sudah punya LoA Unconditional, tolong pastikan intake-nya minimal Januari 2027. Kalau misalnya saat ini LoA kalian intake-nya di bulan September 2026 atau Oktober 2026, tolong sampaikan juga surat defer yang sudah resmi dari kampus, bukan masih pengajuan, tapi sudah resmi disetujui dari kampus," seru Andar Ramona Sinaga, Kepala Divisi Rekrutmen dan Seleksi LPDP.

Selain memberikan kemudahan dokumen opsi masuk, LPDP juga telah memperluas cakupan dengan menerima penggunaan Duolingo English Test sebagai salah satu standardisasi penilaian.

"Dengan banyaknya opsi ini, kami berharap pendaftar menyikapinya dengan integritas tinggi. Tidak ada alasan lagi untuk berbuat curang," tambah Ambar.

Pada akhir sosialisasi, para calon peserta diingatkan untuk segera menyelesaikan proses pendaftaran dan tidak mengirimkan dokumen pada detik-detik terakhir penutupan guna menghindari kegagalan sistem akibat lonjakan trafik web.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author