Masa Libur Sekolah Picu Kepadatan Kendaraan di Jalur Puncak Bogor

Share

Kawasan Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat mengalami kepadatan arus lalu lintas pada Senin (6/7/2026) siang akibat tingginya volume kendaraan wisatawan yang memanfaatkan masa libur sekolah.

Lonjakan volume kendaraan ini terdata dari jumlah kendaraan yang keluar masuk area tersebut melalui Tol Jagorawi pada akhir pekan. Pihak kepolisian melakukan pengamanan khusus di lapangan guna mengurai penumpukan arus kendaraan di jalur wisata tersebut.

Situasi terkini di lapangan dikonfirmasi oleh Kanit Turjawali Ipda Aditya Ramadhan Hidayat, sebagaimana dilansir dari Detikcom, Senin (6/7/2026).

"(Kondisi lalin) masih sama padat, mengingat masih libur sekolah. Sehingga animo masyarakat berlibur di Puncak tinggi. (Arus lalin) lebih ramai hari kemarin," kata Kanit Turjawali Ipda Aditya Ramadhan Hidayat.

Aditya menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas secara menyeluruh tidak diberlakukan pada hari kerja di Jalan Raya Puncak, Bogor. Langkah antisipasi kemacetan dilakukan secara situasional melalui penempatan petugas di titik-titik rawan macet serta penerapan sistem satu arah sepenggal di sore hari.

"Untuk hari weekday tidak dilaksanakan rekayasa arus lalu lintas. Hanya dilakukan pengaturan lalu lintas oleh petugas, namun sore hari dilaksanakan one way sepenggal di Pos Gadog untuk mengurangi kepadatan di jalur Puncak," kata Aditya.

Berdasarkan catatan kepolisian, akumulasi pergerakan kendaraan yang melintasi kawasan wisata tersebut selama dua hari pada akhir pekan lalu mencapai 184.017 unit. Arus kendaraan tercatat mengalir secara dinamis melalui Gerbang Tol Ciawi.

"Berdasarkan data di GT (Gerbang Tol) Ciawi kendaraan yang mengarah ke Puncak melalui Tol Jagorawi pada Sabtu (4/7) sebanyak 45.918 kendaraan, kemudian kendaraan yang keluar melalui GT Ciawi sebanyak 47.680 kendaraan," kata Aditya.

Volume pergerakan kendaraan tersebut terpantau masih berada di angka yang tinggi hingga hari berikutnya.

"Untuk hari Minggu (5/7) kendaraan mengarah ke Puncak sebanyak 44.533 (kendaraan), kemudian untuk yang ke luar arah Jakarta melalui GT Ciawi 45.886 kendaraan," kata Aditya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author