Kabel PLN Tersengat Alat Bor Pekerja PDAM Meledak di Cilandak

Share

Sebuah ledakan yang dipicu oleh proyek galian pipa air bersih melukai dua orang pekerja di Jalan Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (8/6) pukul 09.30 WIB. Insiden tersebut terjadi saat alat bor mengenai kabel listrik milik PLN yang tertanam di bawah tanah.

Peristiwa kecelakaan kerja ini bermula ketika para petugas hendak melakukan servis untuk pengelolaan air bersih, seperti dilansir dari Detikcom. Kedua korban yang mengalami luka bakar langsung dilarikan ke RS Fatmawati untuk mendapatkan penanganan medis.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa insiden ini murni ketidaksengajaan saat pengerjaan perbaikan pipa sedang berlangsung. Proses pengeboran tanah mengenai jalur kabel listrik yang berada di lokasi galian.

"Itu (ledakan) kan nggak disengaja, gitu. Penggalian air bersih pipa PDAM itu kan sedang mau diservis, diperbaiki, terus di-breaker (dibor)," kata Kapolsek Cilandak Kompol Gusprihatin Zen saat dihubungi wartawan, Senin (8/6).

Petugas di lapangan awalnya bermaksud memastikan keberadaan instalasi lain di bawah permukaan tanah tersebut. Namun, hantaman alat bor telanjur mengenai kabel milik perusahaan listrik negara.

"Ternyata ada, kan untuk memastikan tuh ada kabel atau tidak, ternyata ada kabel PLN di situ. Terkena dia," jelas Kompol Gusprihatin Zen.

Dampak dari hantaman alat bor tersebut menimbulkan sentakan kuat yang membuat para pekerja di sekitar lokasi terkejut. Polisi menegaskan bahwa hempasan yang dialami pekerja terjadi karena reaksi spontan akibat syok.

"Ya pasti terpental karena kaget, tapi nggak beberapa meter gitu, nggak. Terpental kaget gitu. Nggak terpental sampai kayak," tutur Kompol Gusprihatin Zen.

Kondisi korban dilaporkan mengalami luka bakar akibat efek ledakan arus pendek tersebut. Sentakan dari mesin bor memperparah situasi saat kejutan listrik terjadi.

"Ya terpental kaget karena sentakan itu, sentakan mesin sama, ya namanya orang kena luka bakar pasti terpentallah, cuma kan tidak sampai terpental 3 meter itu, nggak," ucap Kompol Gusprihatin Zen.

Polsek Cilandak juga memastikan bahwa efek ledakan tidak sampai menimbulkan kehancuran masif di sekitar area kejadian. Skala terpentalnya pekerja murni karena efek kejut yang spontan dari alat kerja.

"Terpental ngejengkang kaget gitu udah pasti lah, pasti terpental, tapi kan terpentalnya nggak sampai kayak bom," tutur Kompol Gusprihatin Zen.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author