Ledakan Pabrik Kimia di Cilegon Ganggu Perjalanan Kereta Merak
Jalur kereta relasi Rangkasbitung-Merak mengalami gangguan operasional akibat kepulan asap kimia dari ledakan pabrik di wilayah Gerem, Cilegon, Banten pada Senin (25/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Insiden tersebut sempat menghambat perjalanan kereta api karena lokasi pabrik berada di antara petak jalan Krenceng-Merak, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Pihak operator kereta api segera memberikan penjelasan terkait dampak peristiwa ini terhadap layanan penumpang di rute tersebut.
"Terdapat keterlambatan perjalanan Commuter Line Merak (314) relasi Rangkasbitung-Merak akibat adanya kepulan asap kimia pasca terjadinya ledakan di area pabrik diantara petak jalan Krenceng-Merak," kata KAI Commuter di akun X @CommuterLine, Senin (25/5/2026).
Manajemen KAI Commuter Indonesia (KCI) langsung menyampaikan permohonan maaf resmi kepada publik dan memastikan penanganan situasi berjalan cepat.
"Saat ini perjalanan Commuter Line Merak (314) telah diberangkatkan kembali," katanya.
Guna menyelidiki penyebab utama insiden, aparat kepolisian dari Satreskrim Polres Cilegon menerjunkan tim Inafis ke lokasi kejadian PT MCCI untuk menggelar olah tempat kejadian perkara.
"Baru di TKP mau masuk, kita cek dulu ya," kata Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Yoga Tama, Senin (25/5).
Dampak ledakan berupa suara sirine dan bau menyengat seperti ban terbakar dilaporkan tercium oleh warga yang tinggal di sekitar kawasan industri.
"Kalau yang saya rasakan cuma tadi ada ledakan kemudian ada suara sirine. Itu dari PT MCCI, bau menyengatnya itu kayak ban terbakar di sekitar Gerem," kata Faturrohmi yang rumahnya berjarak sekitar 3 kilometer (km) dari pabrik kimia tersebut.
Saat ini kepolisian masih terus melakukan serangkaian pemeriksaan intensif di lokasi kejadian.