Hilang Dua Hari di Hutan Megamendung Lansia Ditemukan Lewat Jejak Kaki

Share

Seorang pria lanjut usia bernama Ngatiman berhasil ditemukan setelah sempat menghilang selama dua hari di kawasan hutan lindung Mega Indah, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Keberadaan pria berusia 63 tahun tersebut terdeteksi berkat penemuan jejak kakinya, seperti dilansir dari Detikcom.

Proses penemuan ini dikonfirmasi oleh salah satu anggota tim penyelamat gabungan melalui keterangan resmi dari Polsek Megamendung pada Rabu (1/7/2026).

"Berdasarkan temuan oleh tim gabungan tersebut, dari hasil penemuan melihat adanya jejak kaki yang dicurigai adalah milik korban bapak Ngatiman," ujar salah satu anggota tim pencarian, dalam keterangan yang dikirim Polsek Megamendung, Rabu (1/7/2026).

Peristiwa bermula saat Ngatiman pamit untuk mencari bambu kuning pada Minggu, 28 Juni 2026. Ia memasuki area hutan lindung yang dikenal jarang dilewati oleh warga sekitar. Kekhawatiran keluarga muncul setelah ia tidak kunjung kembali ke rumah.

Pihak keluarga kemudian melaporkan kehilangan tersebut kepada kepolisian setempat. Laporan ini langsung direspons dengan pembentukan tim gabungan yang melibatkan 30 personel dari berbagai unsur.

Tim pencari terdiri dari Polsek Megamendung, Koramil Megamendung, Satpol PP Kecamatan Megamendung, Damkar Unit Ciawi, Rafi, SSBH, Tagana, serta dibantu oleh warga desa setempat. Operasi pencarian massal ini akhirnya membuahkan hasil pada Selasa (30/6).

Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana menyatakan bahwa Ngatiman ditemukan dalam keadaan selamat pada tengah hari di sekitar lokasi pencarian.

"Alhamdulillah sudah bisa ditemukan oleh tim gabungan pencarian serta penyelamat dan warga setempat pada Selasa (30/6) siang sekira pukul 12.00 WIB," kata Kapolsek Megamendung AKP Desi Triana.

Setelah berhasil dievakuasi, AKP Desi Triana langsung menemui korban untuk memastikan kondisinya sekaligus memberikan pesan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

"Bapak gimana keadaannya? Alhamdulillah bapak sudah bisa kembali berkumpul dengan keluarga dan besok lagi jangan pergi sendirian yah minta ditemani anak atau kerabat dan tetangga terdekat yah," kata Desi kepada Ngatimin.

"Dan saat ini bapak harus semangat dan jangan lupa bersyukur pada Allah SWT atas izin-Nya Bapak Ngatiman kembali pulang ke rumah", lanjut Desi.

AKP Desi Triana juga mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat luas. Ia meminta warga untuk selalu waspada dan melapor kepada aparat keamanan setempat sebelum melakukan aktivitas di dalam kawasan hutan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author