by

Lamtim Mau Maju, Bang Ipul: Ya Infrastruktur Kuncinya!

Percepatan pembangunan infrastruktur akan terus digenjot oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam mewujudkan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Bupati Zaiful Bokhari tetap menekankan pada sektor krusial ini. Konsepnya yang dikerjakan sederhana. Kerja keras dan menggenjok kreativitas SDM di lingkungan pemerintah daerah sebagai penunjang merealisasikan harapan publik.

 

PUBLIKA.ID – Kendala klasik yang muncul, dalam pemenuhan infratruktur adalah keterbatasan APBD. Maka sangat wajar jika pembangunan infrastruktur banyak terkendala dikarenakan pemerintah daerah (Pemda) lebih menunggu dana dari Pemerintah Pusat ketimbang mencari pendanaan lain.

”Penekanan dari Pemerintah Pusat, kita diminta lebih kreatif. Jangan pula selalu menunggu transfer dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari pusat untuk mempercepat pembangunan. Peluang ini jelas membuka mata kita untuk lebih bekerja keras,” terang Bupati Zaiful Bokhari, belum lama ini.

Kreativitas dan kerja keras yang ada, sambung Zaiful tentu dapat diimplementasikan dengan cara mencari peluang, dalam mencari sumber dana serta perencanaan yang baik dari awal.

”Ke depan peluang ini menuntut kita kerja ekstra. Mempercepat pembangunan, pemanfaatan instrumen fiskal bisa dilakukan oleh pemda. Pemda juga bisa memobilisasi sumber pembiayaan yang berasal tidak melulu dari APBN, yaitu menunggu transfer dari pusat,” terangnya.

Bagaimana pola dan caranya? langkahnya dengan memanfaatkan pemanfaatan fiskal untuk mendorong realisasi pembangunan.

”Pusat telah memberikan jalan, salah satunya seperti melalui pendanaan dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). SMI sebagai salah satu special mission vehicles Kementerian Keuangan (SMV Kemenkeu) bisa memobilisasi dan menstrukturkan sebuah proyek sehingga bisa menghasilkan sumber daya yang berasal dari non-APBN. Ini peluang,” papanya.

Baca Juga  Tiga Kekalahan Beruntun, Schalke 04 Bangkitlah

Ditambahkan Zaiful, sistem pembiayaan ini dinilai mampu mempercepat program percepatan pembangunan yang dicanangkan pemerintah. Dengan kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur bisa fokus pada pembangunan tanpa perlu menunggu bantuan pusat.

”Ya dengan insentif yang diberikan kepada daerah, kita bisa fokus pada tujuan-tujuan dari indikator yang ingin dicapai seperti pengurangan kemiskinan, stunting, dan lain-lain. Itu salah satu manfaat yang bisa kita petik,” terangnya.

Zaiful menambahkan di tahun 2020, pengangaran untuk infrastruktur belum sepenuhnya mampu meng-cover keinginan warga. Meski pun secara bertahap angkanya terus naik. Misalnya dalam anggarn perbaikan infrastruktur.

”Ini selalu ditingkatkan. Anda bisa bayangkan kalau jalannya bagus masyarakat akan mudah jalan kemana-mana. Kalau rusak total ini akan menjadi musibah karena anak-anak kita yang bersekolah akan terhambat perjalanannya apalagi kalau musim hujan oleh karena itu kita patut bersyukur dengan adanya kenaikan anggaran untuk infrastruktur dari Rp 125 miliar menjadi Rp257 miliar,” papar lelaki berkaca mata itu.

Zaiful menyadari ada beberapa kegiatan yang tidak bisa dilaksanakan di tahun ini.

”Alasannya karena kita ingin mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur. Dan ingin lebih mengutamakan kepentingan masyarakat. Kita ingin infrastruktur ini, perbaikannya mengalami peningkatan yang signifikan kalau bisa seratus persen lebih,” terang Zaiful.

Baca Juga  Bang Ipul : Janji Jangan Muluk-muluk, yang Penting Komitmen

Disamping itu, dia menegaskan sebagai pelayan masyarakat siap menerima kritik dan saran yang membangun.

”Saya sebagai pelayan masyarakat siap menerima kritik dan saran karna kita sebagai pemerintah harus siap untuk menerima masukkan dari manapun namun tentunya harus disampaikan secara baik-baik dan didiskusikan secara baik pula,” ungkap Bang Ipul sapaan akrabnya.

Mayoritas anggaran infrastruktur di sejumlah kecamatan, sambung dia juga mengalami peningkatan. Untuk kecamatan Way Jepara misalnya, naik 180% di bandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp9 miliar.

Salah satu pembangunan jalan yang dilakukan yakni ruas menuju Danau Way Jepara yang sudah bertahun-tahun tidak pernah dilakukan perbaikan. Sejak April pembangunanya hingga 7 Km sudah jalan.

Seperti diketahui, bahwa prioritas Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari pada Tahun 2020 adalah pembangunan infrastruktur jalan kabupaten yang sudah rusak sepanjang 1.507 Km. Untuk pembangunan jalan tersebut dialokasikan total anggaran berkisar Rp257 miliar dari APBD.

Terpisah, Direktur Utama PT SMI Edwin Syahruzad, memberikan apresiasi atas sikap dan langkah yang akan dilakukan Pemkab Lampung Timur. Pihaknya sebagai salah satu perwakilan Pemerintah Pusat akan terus mendukung pemda dalam menumbuhkan ketahanan perekonomian melalui pembangunan infrastruktur.

”Fasilitas pinjaman daerah telah mendukung pemda di Indonesia merealisasikan pembangunan proyek infrastruktur vital, seperti jalan, jembatan, pasar, dan rumah sakit umum daerah (RSUD) dengan total komitmen per Oktober 2019 mencapai Rp4,6 triliun,” jelas Calon Bupati Lampung Timur itu.

Baca Juga  Pemerintah Buru Aktor di Belakang Aksi

Dia menambahkan kehadiran PT SMI juga dapat membantu mendukung percepatan penyediaan infrastruktur dasar maupun sosial di daerah melalui fasilitas pembiayaan kreatif dan inovatif dengan jangka waktu menengah dan panjang maupun fitur-fitur layanan PT SMI lainnya.

”Fasilitas-fasilitas dan produk-produk PT SMI akan sangat bermanfaat untuk percepatan pembangunan infrastruktur di daerah,” pungkasnya. (oke/beb)

FOTO: DOKUMEN

 

PENINGKATAN DAN
REHABILITASI JALAN
(KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2020)

Bandar Sribhawono:
11 titik peningkatan jalan

Batanghari:
6 Peningkatan
1 Remeliharaan
2 Rehabilitasi

Batang Nuban:
7 Peningkatan
2 Rehabilitasi

Braja Selebah:
5 Peningkatan
1 Pemeliharaan
1 Pembangunan

Bumi Agung:
12 peningkatan
1 Pemeliharaan
1 Pembangunan
1 Rehabilitasi

Gunung Pelindung:
4 Peningkatan
3 rehabilitasi

Jabung:
10 Peningkatan
10 Rehabilitasi

Labuhan Maringgai:
9 Peningkatan
1 rehabilitasi

Labuhan Ratu:
6 Peningkatan
1 Pemeliharan
1 rehabilitasi

Marga Sekampung:
5 Peningkatan

Marga Tiga:
14 Peningkatan
1 Pembangunan
1 Pemeliharaan

Mataram Baru:
9 Peningkatan
1 pembangunan
1 rehabilitasi

Melinting:
1 Peningkatan

Metrokibang:
4 Peningkatan
1 Pemeliharaan
Pasir Sakti:
7 Peningkatan

Pekalongan:
6 Peningkatan

Purbolinggo:
19 Peningkatan
5 Rehabilitasi

Raman Utara:
10 Peningkatan
1 Pembangunan
1 Pemeliharaan
2 Rehabilitasi

Sekampung:
10 Pemeliharan
6 Rehabilitasi
1 Pembangunan

Sekampung Udik:
10 Pemeliharaan
1 Pembangunan

Sukadana:
19 Peningkatan
8 Rehabilitasi
1 pemeliharaan

Waway Karya
4 Peningkatan

Bungur:
7 Peningkatan
1 Pembangunan
1 Rehabilitasi
1 Pemeliharaan

Jepara
13 Peningkatan
1 pembangunan
1 rehabilitasi
1 Pemeliharaan

Sumber: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

FOTO: DOKUMEN
FOTO: DOKUMEN

Baca Juga