Kumamoto diguncang gempa 7,1, mal Aeon ambruk

Share

Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, dengan dampak yang terekam melalui video. Rekaman itu menampilkan penampakan udara setelah guncangan serta kondisi Mal Aeon yang ambruk.

Dalam materi yang disertakan, informasi yang muncul berfokus pada penampakan pascagempa dan kerusakan bangunan pada lokasi tersebut. Tidak ada rincian tambahan mengenai korban, waktu kejadian yang lebih spesifik, atau penyebab bangunan ambruk.

Konten video yang dipublikasikan memuat keterangan dari platform penerbit mengenai fitur kontribusi pembaca bernama Apresiasi Spesial.

Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi mereka.

Platform juga menyatakan kontribusi bersifat sukarela dan tidak memberi hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Terkait penggunaan kontribusi, disebutkan dana akan dipakai untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Mengenai laporan penggunaan dana, platform menyebut tidak berkewajiban memberikan laporan secara individual kepada setiap kontributor.

KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.

Untuk interaksi pembaca, fitur memungkinkan pesan singkat bersama kontribusi dan pesan di kolom komentar akan melalui kurasi tim.

Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.

Platform menyatakan pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com.

Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com.

Jika terdapat pesan ofensif atau melanggar ketentuan, platform menyebut dapat dihapus tanpa pemberitahuan.

Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.

Platform juga menegaskan kontribusi tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial, serta kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan.

Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.

Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).

Terkait pengelolaan fitur, disebutkan KOMPAS.com dapat menutup atau menonaktifkan fitur kapan saja tanpa pemberitahuan.

KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Di bagian privasi dan data, platform menyatakan data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai kebijakan privasi KOMPAS.com, sementara informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga.

Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.

Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.

Ketentuan penggunaan menyebut pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat dan ketentuan dengan menggunakan fitur tersebut.

Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.

Platform juga mencantumkan batasan tanggung jawab, bahwa KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung akibat penggunaan fitur.

KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.

Terakhir, platform menegaskan kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan, atau kewajiban kontraktual lainnya antara kontributor dan KOMPAS.com.

Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author