KPK Tangkap Kakanwil Imigrasi Jawa Barat Jaya Saputra dalam OTT
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Jawa Barat, Jaya Saputra, dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dipusatkan di Kantor Imigrasi Jakarta Barat pada Rabu (3/6/2026).
Operasi senyap ini diduga berkaitan erat dengan tindak pidana penyuapan dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) di Indonesia. Sebanyak 17 orang ditangkap oleh tim penindak KPK yang tersebar di tiga wilayah berbeda, yakni Jakarta, Jawa Barat, dan Bali.
Pihak yang ditangkap terdiri dari delapan orang penyelenggara negara dan pegawai negeri sipil (PNS), serta sembilan orang dari pihak swasta. Salah satu nama yang ikut terjaring adalah mantan Plt Dirjen Imigrasi periode 2024-2025, Saffar Godam.
"Di mana para pihak tersebut, 2 orang swasta diamankan di wilayah Bali, kemudian 1 PN (pegawai negeri) diamankan di wilayah Jawa Barat, yang merupakan Kakanwil Jawa Barat, Kakanwil Imigrasi Jawa Barat. Kemudian pihak-pihak lainnya diamankan di Jakarta dan sekitarnya," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo.
KPK belum membeberkan kronologi lengkap serta detail perkara pidana tersebut kepada publik. Lembaga antirasuah itu berencana memaparkan konstruksi perkara secara rinci saat konferensi pers resmi mendatang.
Dilansir dari Detik Oto, Jaya Saputra tercatat memiliki total harta kekayaan mencapai Rp1.740.855.956 berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan pada 20 Februari 2026. Aset terbesar miliknya berupa tanah dan bangunan di Bekasi senilai Rp1 miliar, kas sebesar Rp122.455.956, dan harta bergerak lainnya senilai Rp331 juta.
Selain aset properti, Jaya Saputra juga melaporkan kepemilikan alat transportasi senilai Rp287.400.000 dalam garasinya yang terdiri dari tiga unit kendaraan pribadi tanpa kepemilikan utang sama sekali.
| Jenis Kendaraan | Tahun Perolehan | Status Perolehan | Nilai Aset |
|---|---|---|---|
| Sepeda Motor Yamaha Nmax | 2015 | Hasil Sendiri | Rp 15.000.000 |
| Sepeda Motor Honda Vario 150 | 2018 | Hasil Sendiri | Rp 15.000.000 |
| Mobil Minibus Mitsubishi | 2019 | Hasil Sendiri | Rp 257.400.000 |