KPK Segel Ruang Rektor Unsoed dan Ungkap Sistem Layering Penerimaan Maba

Share

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel ruangan Rektor dan Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) di Purwokerto pada Jumat (21/8/2026) setelah menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Kamis (20/8) yang menjerat Rektor Akhmad Sodiq dan sejumlah pejabat lainnya.

Penyegelan dilakukan di lantai tiga gedung rektorat yang kini steril dari aktivitas, sebagai bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi penerimaan mahasiswa baru, khususnya di Fakultas Kedokteran Unsoed.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan adanya dugaan sistem layering dalam transaksi penerimaan mahasiswa baru yang melibatkan uang tunai ratusan juta rupiah untuk kelancaran masuk fakultas tersebut.

"Terkait dengan dugaan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara di lingkungan Unsoed atau Universitas Jenderal Soedirman di Purwokerto ini diduga terkait dengan penerimaan mahasiswa, di antaranya di Fakultas Kedokteran," ujar Budi Prasetyo di Jakarta.

Lebih lanjut Budi menyatakan, sebanyak 14 orang diamankan dalam OTT yang tersebar di Purwokerto dan Jakarta, termasuk Rektor Unsoed. Sebagian besar menjalani pemeriksaan intensif di KPK.

"Dalam OTT di wilayah Purwokerto dan Jakarta, Kamis (20/8), Jawa Tengah, KPK menangkap 14 orang. Sebanyak 12 orang ditangkap di Purwokerto dan dua orang lainnya di Jakarta," kata Budi.

Dari 14 orang yang diamankan, 9 orang masih menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK. Barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah turut disita.

Menurut Budi, dugaan korupsi di sektor pendidikan ini sangat disayangkan karena terjadi saat proses awal penerimaan mahasiswa baru, yang seharusnya menjadi pintu masuk masa depan bangsa.

Juru Bicara Unsoed, Edi Santoso, membenarkan penyegelan ruang pimpinan di gedung rektorat lantai tiga, yang meliputi ruang rektor serta empat ruang wakil rektor.

"Saya sendiri belum ke sana, tetapi informasi dari pegawai, memang ruangan disegel," ujar Edi Santoso di Purwokerto.

Menurut petugas keamanan internal, lantai tiga gedung rektorat saat ini steril dan tidak boleh dimasuki atas perintah KPK.

Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., IPU., ASEAN Eng., yang terjaring OTT, merupakan akademisi Fakultas Peternakan lulusan Jerman dan baru saja dilantik kembali sebagai rektor periode 2026-2030 pada Mei 2026.

Karier Akhmad Sodiq di Unsoed sudah lama, mulai dari dosen hingga Wakil Rektor Bidang Akademik sebelum menjabat Rektor. Ia dikenal memiliki sejumlah publikasi ilmiah di bidang produksi ternak.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author