KPK Lelang Barang Mewah Milik Mantan Sekda Pekanbaru Indra Pomi

Share

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melelang berbagai aset barang mewah milik mantan Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, di Gedung Rupbasan KPK, Jakarta Timur, pada Jumat (5/6/2026). Langkah ini merupakan bagian dari upaya eksekusi harta rampasan dari terpidana kasus korupsi.

Dilansir dari Detikcom, barang-barang milik Indra Pomi Nasution yang dilelang meliputi tiga pasang sepatu bermerek serta satu buah ikat pinggang mewah. Aset-aset tersebut dipajang langsung di lokasi menjelang pelaksanaan lelang serentak.

Sepatu pertama yang ditawarkan adalah merek Gucci tipe Rhyton Sneaker berwarna putih dengan harga limit Rp 6.460.000 dan uang jaminan Rp 3 juta. Koleksi kedua berupa sepatu Burberry tipe Espadrilles Canvas Beige bermotif garis dengan nilai limit Rp 4.959.000 dan jaminan Rp 2 juta.

Barang ketiga milik mantan Sekda tersebut adalah sepatu wanita merek Valentino tipe Ballerina berwarna coklat. Objek ini dipatok dengan harga limit Rp 3.456.000, sementara nilai jaminan yang diwajibkan sebesar Rp 1,5 juta.

Selain alas kaki, KPK melelang ikat pinggang kulit coklat bermerek Louis Vuitton dengan logo khas pada bagian kepala gesper. Nilai limit untuk aksesori mewah ini ditetapkan sebesar Rp 3.468.000 dengan uang jaminan senilai Rp 1,5 juta.

Indra Pomi Nasution sendiri merupakan terpidana perkara pemotongan anggaran uang ganti uang yang melibatkan mantan Pj Wali Kota Pekanbaru, Risnandar. Saat ini, Indra menjalani masa hukuman penjara selama 6 tahun di Rutan Kelas I Pekanbaru.

Secara keseluruhan, lembaga antirasuah ini menjadwalkan pelelangan terhadap 106 lot aset dari 26 perkara korupsi yang berbeda sepanjang bulan Juni 2026. Akumulasi nilai total dari seluruh aset yang akan dilelang tersebut dilaporkan mencapai Rp 311 miliar.

"Untuk lelang di edisi bulan Juni 2026 ini ada 106 lot yang akan dilelangkan dari 26 perkara, dan akan dilelangkan secara serentak di 11 KPKNL di seluruh Indonesia. Rinciannya untuk barang bergerak ada 32 lot. Barang bergerak ini macam-macam, ada alat berat, cuman alat berat ini tidak ada di sini, tapi adanya di KPKNL Purwokerto. Kemudian mobil, mobil juga ini sebagian di Jakarta di KPKNL Jakarta III, sebagian di tempat lain di Purwokerto. Kemudian ada motor, ada robot, ada face recognition, ada ikat pinggang, sepatu, sandal, mesin kopi, HP, perhiasan, dan lain sebagainya. Ini dengan total nilai 2,6 miliar. Oh ya, untuk nilai secara keseluruhan adalah 311 miliar," kata Mungki, Pejabat KPK.

Proses lelang ini akan dilaksanakan secara daring melalui sistem elektronik di seluruh wilayah Indonesia. Masyarakat maupun calon peserta lelang yang berminat dapat mengikuti tahapan penjelasan atau aanwijzing yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni 2026 melalui situs resmi lelang.go.id.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
sheila-amara-zahra
Author