Empat Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Meninggal dalam Kebakaran

Share

Sebanyak empat orang dinyatakan meninggal dunia dan 218 penumpang berhasil diselamatkan setelah KM Mutiara Sentosa 2 terbakar di perairan Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8/2026). Kapal rute Surabaya-Makassar tersebut mengangkut total 250 orang saat musibah terjadi.

Keluarga korban menantikan kabar pasti di tengah proses evakuasi yang dilakukan tim gabungan. Sevira Desi, adik dari salah satu anak buah kapal (ABK) bernama Fredrik Joko Budiyanto Rumbiak, mengaku sempat menerima video kondisi kapal dari sang kakak sekitar pukul 07.00 WIB sebelum kehilangan kontak.

"Kakak saya kirim video bahwa kapal tempat dia bekerja terbakar (KM Mutiara Sentosa 2) dan minta tolong didoakan agar dia selamat. Itu kabar terakhir dari kakak saya," kata Sevira kepada kumparan, Minggu (2/8).

Pesan singkat tersebut menjadi komunikasi terakhir antara Sevira dan kakaknya. Komunikasi terputus total beberapa saat setelah pengiriman video tersebut.

"Setelah itu langsung centang satu sampai saat ini. Belum ada chat lagi dari kakak saya," ujarnya.

Untuk memantau perkembangan proses penyelamatan, Sevira terus mengikuti siaran langsung di media sosial karena belum mendapat kepastian informasi.

"Maka dari itu saya langsung lihat media kumparan yang lagi live di TikTok," katanya.

Hingga Minggu sore, ia belum memperoleh pemberitahuan resmi mengenai kondisi anggota keluarganya tersebut.

"Dari pagi sampai sekarang belum ada informasi terbaru dari kakak saya maupun dari tim SAR," ucap Sevira.

Proses penyelamatan penumpang dilakukan secara bertahap oleh petugas di lapangan. Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya Didit Arie Ristandy menjelaskan bahwa para penumpang awal dievakuasi menggunakan TB Hasnur sebelum dipindahkan ke Kapal Meratus Project 3.

Data terbaru dari otoritas keselamatan memaparkan jumlah pasti korban yang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian hingga Minggu sore.

"Update saat ini, hingga pukul 15.15 WIB, total korban terevakuasi selamat sebanyak 218 orang dan meninggal dunia sebanyak 4 orang," kata Nanang kepada wartawan, Minggu (2/8/2026).

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author