Konami Siap Rilis Game Silent Hill Townfall pada September
Konami berkolaborasi dengan Screen Burn Interactive dan Annapurna Interactive bersiap merilis Silent Hill: Townfall untuk platform PlayStation 5 dan PC pada 24 September mendatang. Gim ini mengusung sudut pandang orang pertama (first-person) serta format aspek rasio sinematik lebar 2.35:1 untuk menyajikan pengalaman horor psikologis yang lebih intim di sebuah kota pelabuhan fiktif bernama St. Amelia di Skotlandia.
Sutradara game Jon McKellan menjelaskan bahwa tim pengembang memanfaatkan memori kolektif mereka terhadap waralaba horor ini demi menghadirkan nuansa klasik yang tetap terasa familier bagi para pemain.
"Meskipun setiap orang memiliki pengalaman masing-masing tentang Silent Hill, [kami] mencoba dan menggunakan pengetahuan kolektif itu untuk membuat sesuatu yang terasa seperti Silent Hill bagi semua orang,” kata Jon McKellan.
Produser seri Silent Hill, Motoi Okimoto, menambahkan bahwa fokus utama dari kelanjutan waralaba ini terletak pada kekuatan narasi dan atmosfer yang mencekam. Langkah ini dinilai berhasil diadaptasi dengan baik oleh tim pengembang dalam membangun ketakutan berbasis psikologis.
"Prinsip inti dari Silent Hill berikutnya adalah, tentu saja, narasi dan juga horor psikologis yang berasal dari narasi tersebut," ujar Motoi Okimoto. "Saya percaya itu adalah sesuatu yang telah diadaptasi dengan sangat baik oleh tim mereka, sehingga mereka mampu mempertahankan esensi tersebut di dalam gim."
Jon McKellan kemudian menjelaskan mengenai latar tempat St. Amelia yang sengaja dirancang menyerupai kota pelabuhan nyata di Skotlandia. Nuansa berkabut yang sering ia jumpai semasa muda di wilayah tersebut menjadi inspirasi utama dalam menciptakan atmosfer mencekam di dalam gim.
"Hal utama yang kami inginkan adalah agar St. Amelia terasa seperti tempat yang nyata," tutur Jon McKellan.
Faktor lingkungan dan cuaca di Skotlandia diakui McKellan sangat mendukung tema horor yang diusung oleh seri legendaris milik Konami ini.
"Skotlandia sudah penuh dengan kabut dan monster, jadi, kemenangan yang mudah," ucap Jon McKellan.
Dalam sesi uji coba di Los Angeles, pemain mengendalikan karakter bernama Simon yang terdampar di St. Amelia pada tahun 1996 dengan kondisi kehilangan ingatan. Simon harus bertahan hidup dari kejaran monster berwujud humanoid aneh dengan memanfaatkan gawai televisi jinjing (CRTV) guna mendeteksi keberadaan musuh yang berkeliaran di jalanan kota.