Komisi E DPRD Minta Dinas Pendidikan Ungkap Kondisi Bangunan Sekolah DKI
Komisi E DPRD DKI Jakarta meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta membuka data kondisi seluruh bangunan sekolah di ibu kota setelah robohnya bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Senin (27/7/2026), dalam rapat pembahasan KUA-PPAS 2027.
Ketua Komisi E, M Subki, mengatakan bahwa kondisi sekolah di Jakarta sudah pada tahap darurat dan harus segera diinventarisasi menurut tingkat kerusakan, mulai dari yang masih layak hingga rusak berat.
"Ketika kita melihat kondisi bangunan kemarin, boleh dibilang kita sudah masuk ke dalam tahapan darurat. Maka sangat diperlukan kita minta data kondisi sekolah eksisting hari ini," ujar Subki.
Subki menegaskan pentingnya data ini agar perbaikan dan rehabilitasi bangunan dapat direncanakan dengan tepat serta menghindari keterlambatan penanganan yang membahayakan.
Anggota Komisi E, Raden Gusti Arief, meminta Dinas Pendidikan memaparkan hasil inventarisasi sebelumnya yang diminta oleh Gubernur DKI Pramono Anung, termasuk wilayah dan persentase kerusakan setiap bangunan.
"Kalau kemarin saya dengar Pak Gubernur juga meminta inventarisasi semua bangunan. Apakah sudah ada? Kalau sudah ada, sampaikan juga kepada kami wilayah-wilayahnya mana saja, supaya kita tahu persis kondisi bangunan sekolah di DKI Jakarta seperti apa," ujar Gusti.
Gusti menilai data persentase kerusakan penting agar DPRD dapat mengawal proses perbaikan sekolah secara efektif.
Anggota Komisi E dari PDIP, Cicha Koeswoyo, menambahkan bahwa lebih dari 250 sekolah di Jakarta memerlukan penanganan serius dan kasus robohnya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 harus menjadi momentum percepatan revitalisasi sekolah.
"Benar-benar melihat ini kenapa enggak jadi program prioritas? Kenapa ini jadi terbengkalai terus?" ujar Cicha.
Dalam rapat tersebut, Komisi E juga meminta Dinas Pendidikan menyusun peta jalan perbaikan sekolah serta daftar prioritas pembangunan dan rehabilitasi untuk memastikan penganggaran dapat dikawal dari tahun ke tahun dan mencegah kejadian serupa.
Data dan permintaan tersebut dilansir dari Detikcom sebagai bagian dari upaya perbaikan infrastruktur pendidikan di Jakarta.