Kisah Dua Remaja Membangkitkan Kembali Toko Egg Tart Legendaris
Dua orang remaja berusaha menyelamatkan toko kue favorit mereka. Sempat tak dipercaya, keduanya kini sukses membuka kembali toko yang berusia 28 tahun tersebut.
Mempertahankan restoran yang sudah buka puluhan tahun bukan hal yang mudah. Ada banyak tantangan yang harus dihadapi, mulai dari biaya sewa yang tinggi sampai sepinya pembeli. Tetapi berpisah dengan pelanggan setia yang terus mendukung juga tak kalah sulit.
Namun berbagai tantangan, baik dari masalah produksi hingga penerus menjadi masalah lebih besar yang banyak dihadapi bisnis restoran keluarga. Salah satunya seperti Madeleine's Original Portuguese Egg Tart di Singapura. Restoran yang menjajakan egg tart ini sudah beroperasi sejak 1998, di mana banyak warga Singapura yang mengandalkan egg tartnya sebagai kudapan sehari-hari. Sayangnya, pada 2024 keluarga pemilik restoran mantap untuk menutup permanen restoran tersebut.
Tetapi setelah dua tahun tak lagi beroperasi, Madeleine's Original Portuguese Egg Tart tiba-tiba kembali muncul. Kali ini mereka hadir dengan konsep baru di pusat perbelanjaan Aperia Mall, Singapura. Di balik kebangkitan Madeleine's ada sosok dua bersaudara, Benjamin Zachary Ong (22) dan Vernice Olivia Ong (18).
Zachary merupakan lulusan sekolah kuliner SHATEC, sementara Vernice masih menjalani kuliah psikologi dan memiliki hobi membuat kue. Keduanya tumbuh besar dengan menikmati Portuguese egg tart buatan Madeleine's. Saat mengetahui toko favorit mereka akan tutup pada 2024, keduanya merasa sayang jika merek legendaris tersebut benar-benar menghilang. Sampai akhirnya ada investor yang mempertemukan Zachary dan Vernice dengan pemilik asli Madeleine's.
Dibantu oleh investor, orang tua, dan tim profesional, dua remaja tersebut akhirnya membuka kembali toko kue itu. Hanya saja konsepnya kini lebih condong seperti kafe modern.