Kisah di Balik Nama Restoran Wendy’s yang Menyesal Dipakai Pendirinya
Jaringan restoran cepat saji global Wendy's memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak 15 November 1969. Dikutip dari Detik Food, gerai pertama restoran burger legendaris ini didirikan oleh Dave Thomas di Columbus, Ohio, Amerika Serikat.
Pendirian restoran ini berawal dari keresahan Dave Thomas yang kesulitan menemukan burger dengan cita rasa enak kala itu. Ia kemudian menciptakan inovasi daging burger berbentuk persegi yang dilengkapi dengan sayuran segar.
Bentuk daging yang menonjol keluar dari roti bun menjadi ciri khas utama restoran ini. Hidangan tersebut sengaja dibuat untuk memberikan sensasi rasa daging yang kuat serta tekstur yang juicy bagi para penikmatnya.
Nama Wendy's sendiri memiliki cerita personal yang mendalam karena diambil dari sosok terdekat sang pendiri. Nama ini merupakan panggilan masa kecil anak kelima Dave Thomas yang bernama Melinda Lou.
Wajah Melinda Lou sewaktu kecil juga diabadikan menjadi logo resmi restoran bergambar gadis berambut merah dengan kuncir dua. Kendati demikian, Dave Thomas sempat menyatakan penyesalannya karena telah menggunakan nama sang anak untuk bisnisnya.
Penyesalan tersebut muncul karena Dave Thomas mengkhawatirkan beban besar yang harus ditanggung oleh anaknya. Setelah sang ayah tiada, Wendy merasa memikul tanggung jawab besar untuk terus menjaga nama baik jaringan restoran global tersebut.
Hingga saat ini, restoran burger tersebut tetap populer di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Konsumen kini dapat memanfaatkan program promo potongan harga sebesar 50 persen dengan metode pembayaran Allo Paylater.
Fasilitas diskon setengah harga ini ditambah dengan keuntungan cashback sebesar 5 persen khusus untuk transaksi pertama pengguna. Penawaran ini berlaku setiap hari tanpa batas minimal transaksi mulai 6 April hingga 31 Desember 2026.
Konsumen yang menggunakan Allo Prime juga bisa mendapatkan potongan harga sebesar 20 persen untuk pembelian makanan dan minuman. Keuntungan ini berlaku di seluruh jaringan Trans FnB, termasuk The Coffee Bean & Tea Leaf serta Baskin-Robbins.