Ketua MPR Tekankan Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkeadilan
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan komitmen Indonesia untuk menjaga kedaulatan nasional melalui pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang berkeadilan, berkelanjutan, dan memperhatikan kelestarian ekologi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI 2026 di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (14/8/2026), dilansir dari Detikcom.
Muzani menjelaskan bahwa pengelolaan kekayaan alam harus sepenuhnya diarahkan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat sesuai amanat Pasal 33 UUD NRI Tahun 1945. Landasan tersebut juga diperkuat melalui Ketetapan MPR Nomor IX/MPR/2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam.
Dalam pidato tersebut, Muzani menyoroti kebijakan tata kelola ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai contoh langkah pemerintah yang baik. Kebijakan ini dinilai mampu memperkuat penerimaan negara, mengelola Devisa Hasil Ekspor (DHE), serta mencegah praktik under invoicing dan transfer pricing yang merugikan negara sekaligus memperkuat posisi tawar Indonesia di perdagangan global.
Selain pembahasan SDA, kedaulatan dinilai Muzani sebagai kemampuan bangsa menentukan jalannya sendiri, menjaga wilayah, melindungi rakyat, serta mengambil sikap berdasarkan kepentingan nasional. Terkait dinamika geopolitik, Indonesia tetap berpegang pada politik luar negeri bebas aktif serta mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan perundingan.
Muzani turut menyerukan penghentian konflik bersenjata di Timur Tengah dan kawasan dunia lainnya. Ia mengutip prinsip persahabatan antarbangsa yang kerap disampaikan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga hubungan internasional.
Mengenai isu Palestina, Indonesia menegaskan penderiannya tidak berubah dalam mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina berdasarkan sejarah bangsa dan amanat konstitusi.
"Rakyat dan bangsa Indonesia akan terus berdiri bersama rakyat Palestina," tegas Muzani dalam keterangannya, Jumat (14/8/2026).
Memasuki usia 81 tahun kemerdekaan, pembangunan nasional diingatkan agar tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi semata. Generasi muda diharapkan dipersiapkan menjadi penggerak perubahan yang menguasai teknologi namun tetap memiliki integritas, karakter kebangsaan, dan kepedulian lingkungan yang berakar pada Pancasila.
Muzani mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai kesempatan merawat persatuan melalui demokrasi kekeluargaan, rasa saling percaya, dan dialog yang konstruktif.