Kepribadian Ibu Hamil Pengaruhi Jenis Ngidam Selama Kehamilan

Share

Ngidam selama kehamilan bukan hanya dipengaruhi oleh hormon, tetapi juga kepribadian ibu hamil yang dapat menentukan jenis makanan yang diinginkan. Fenomena ini umum dialami dan berkaitan dengan perubahan pola makan yang terjadi selama masa kehamilan.

Perubahan fisiologis yang dialami ibu hamil memengaruhi asupan makanan mereka. Pola konsumsi makanan tidak hanya ditentukan oleh faktor biologis, tetapi juga aspek psikologis dan budaya. Oleh karena itu, nafsu makan dapat berubah sesuai dengan perasaan ingin mengonsumsi makanan tertentu.

Keinginan makan, yang berbeda dengan rasa lapar, dipicu oleh faktor fisiologis dan psikologis. Sebuah penelitian di Ethiopia menemukan bahwa lebih dari setengah ibu hamil mengalami ngidam, yang berkaitan dengan kondisi sosial ekonomi dan kekurangan gizi. Sistem dopaminergik di otak juga berperan dalam memediasi fenomena ini.

Studi dari Amerika Serikat melaporkan bahwa keinginan makan selama kehamilan sering mengarah pada konsumsi makanan tinggi sukrosa, lemak, dan karbohidrat, seperti makanan manis dan minuman manis. Namun, peningkatan asupan kalori ini dapat berisiko menimbulkan komplikasi kehamilan seperti diabetes gestasional, hipertensi, dan masalah persalinan.

Selain faktor fisiologis, kepribadian juga berperan penting dalam pola makan dan kenaikan berat badan ibu hamil. Lima ciri utama kepribadian yang dikenal adalah keterbukaan, ketekunan, neurotisisme, kesepakatan, dan ekstroversi.

Neurotisisme sering dikaitkan dengan perilaku impulsif, termasuk makan berlebihan yang dapat berujung obesitas. Sebaliknya, mereka yang memiliki sifat sadar cenderung menjaga gaya hidup sehat dan pola makan teratur, sehingga risiko obesitas lebih rendah.

Meski demikian, hubungan antara kepribadian dan ngidam selama kehamilan masih sedikit dieksplorasi. Penelitian terbaru berusaha mengidentifikasi kaitan ini dengan tujuan mendukung intervensi yang tepat agar ibu hamil dapat menjalani pola makan yang lebih sehat.

Secara umum, ibu hamil kerap mengidam makanan manis, buah, makanan berkalori tinggi, bahkan kombinasi unik seperti acar dengan es krim. Kepribadian yang konsisten memengaruhi perilaku ini karena sifat tersebut berperan dalam berbagai aspek psikologis dan kesehatan selama kehamilan.

Informasi ini dikutip dari HaiBunda sebagai bagian dari pemahaman mengenai hubungan antara kepribadian dan keinginan makan saat kehamilan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author