by

Kepastian Hukum Sudah Dipraktikan, Soal Investasi Insya Allah Amanah

Memberikan kepastian hukum kepada, masyarakat dan pengusaha untuk berinvestasi di Lampung Timur adalah keharusan. Terlebih pemerintah mendorong agar perizinan dan distribusi komoditas unggulan menjadi prioritas daerah.

Hal itu ditegaskan oleh calon bupati Zaiful Bokhari saat menanggapi persoalan investasi dan harga komoditas singkong dan pertanian lainnya pada acara Debat Publik Paslonkada Lampung Timur yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Dalam debat tersebut mengemuka harga komoditas singkong saat ini pada masa pandemi Covid-19 kembali anjlok hingga titik terendah Rp800 per kilo.

Bahkan harga ditingkat lapak atau pengepul singkong potongan restensi kadar airnya mencapai 35 persen. Akibatnya sejumlah petani singkong enggan memanen karena merugi.

Menanggapi hal itu, Paslon bupati dan wakil bupati Zaiful Bokhari-Sudibyo, menegaskan jika diberikan amanah terpilih memimpin Kabupaten Lampung Timur akan berupaya memberikan kepastian hukum kepada petani dan pengusaha untuk investasi di Lampung Timur.

Baca Juga  16.393 Spesimen dari Lampung Diperiksa

”Tentu saja ini bukan sekadar soal harga komoditas pertanian, tidak hanya singkong saja,” terangnya.

Selama ini, kata Zaiful, pemerintah sudah berupaya mencari solusi persoalan tersebut agar petani dan pengusaha tidak saling dirugikan.

Petani harus sejahtera, pengusaha juga harus untung agar tidak terjadi kesenjangan. Artinya, persoalan harga singkong di musim panen harganya tidak anjlok.

Maka kami akan mengambil kebijakan harga terendah singkong dan harga tertinggi (HET) kepada pengusaha agar tidak ada lagi yang dirugikan.

Baca Juga  Pilkada Lampung Timur Rawan Money Politics, Mas Dibyo: Ayo Kita Awasi

”Disamping itu, pihak pengusaha harus menentukan kualitas singkong petani yang akan dibelinya agar memenuhi standar mutu perusahaan,” jelasnya.

Selanjutnya usia maksimal tanaman singkong agar kualitasnya baik sesuai standar pabrik sehingga tidak terjadi potongan restensi air. ”Karena itu pihak perusahaan juga harus memberikan edukasi kepada petani singkong,” papar Zaiful.

Sementara, calon wakil bupati, Sudibyo, menambahkan persoalan anjloknya harga pertanian khususnya singkong merata di seluruh daerah juga di luar Sumatera.

”Artinya semua persoalan harga komoditas pertanian saat musim panen tiba dipastikan anjlok, karena itu jika kami Paslon Zaiful Bokhari-Sudibyo terpilih memimpin Lampung Timur, kami akan membuat kebijakan yang menyejahterakan petani dan pengusaha,” kata Sudibyo.

Adapun kebijakan yang akan ditempuh yaitu, kepastian hukum yang jelas kepada pengusaha, keamanan investasi, kemudahan perizinan investasi.

Baca Juga  Real Madrid dan Barcelona Terpeleset

Selanjutnya kepastian kesejahteraan kepada masyarakat dilingkungan berdirinya usaha, dan terakhir pengusaha harus diberikan ruang untuk merekrut tenaga kerja khusus dari Lampung Timur.

Sudibyo juga berharap Pemkab Lamtim harus bisa mandiri dalam menentukan sikap soal kebijakan harga komoditas pertanian.

Sebab Lampung Timur harus menjadi swasembada pangan Nasional dan Lampung Berjaya sesuai motto Pemerintah Daerah Provinsi Lampung.

”Kami berdua, Pak Zaiful-Mas Dibyo bukan lagi janji tetapi bukti nyata, kerja keras dan ikhlas untuk kemajuan Lampung Timur Bumi Tuah Bepadan tercinta,” tegas Sudibyo. (man/tap)

Baca Juga