Kepala BGN Minta Makan Bergizi Gratis Tak Layak Dikembalikan ke SPPG

Share

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta masyarakat yang menerima Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tidak mengonsumsi makanan yang tidak layak dan segera mengembalikannya ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Permintaan tersebut disampaikan dalam webinar Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru dalam Mendukung Program MBG di Jakarta pada Rabu. Sudaryono menegaskan pentingnya pengawasan keamanan pangan pada setiap tahap pelaksanaan Program MBG, termasuk pemeriksaan oleh guru sebelum makanan dikonsumsi oleh peserta didik.

"Kalau ditemukan tidak layak, misalnya ada lauk, ada sayur, ada buah, ada nasi, misalnya yang bau hanya sayurnya, harus tidak dikonsumsi semuanya," ujar Sudaryono.

Ia menjelaskan, makanan yang menunjukkan kondisi tidak layak harus ditolak dan dikembalikan seluruhnya ke dapur MBG untuk diperiksa dan diinvestigasi lebih lanjut guna mencegah risiko kesehatan bagi peserta didik maupun guru. "Kalau ditemukan tidak layak, wajib hukumnya tidak dikonsumsi dan dikembalikan ke SPPG, kemudian nanti kami akan lakukan pemeriksaan," kata Sudaryono.

Keamanan pangan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan MBG. Guru didorong melakukan pemeriksaan organoleptik untuk memastikan kondisi makanan sebelum disantap bersama peserta didik. BGN juga menegaskan bahwa jika terjadi kelalaian yang berdampak pada keamanan makanan, tindakan tegas akan diambil terhadap SPPG sebagai bagian dari komitmen pengawasan program MBG.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author