Kenya dan Uganda Bersengketa atas Pulau Migingo di Danau Victoria

Share

Pulau Migingo, pulau kecil di Danau Victoria, menjadi pusat perselisihan antara Kenya dan Uganda karena lokasi strategis dan sumber daya ikan yang melimpah.

Pulau ini hanya berukuran sekitar 2.000 meter persegi dan dihuni lebih dari 500 orang, yang hidup berdesakan di bangunan sederhana berdinding seng. Pulau ini juga memiliki fasilitas hiburan seperti kasino, warung, dan bar.

Menurut laporan Detik Travel, perairan sekitar Migingo kaya akan ikan kakap nil yang bernilai tinggi secara ekonomi. Hasil tangkapan harian bisa mencapai nilai sekitar Rp144 juta, menjadikan pulau ini pusat aktivitas ekonomi penting bagi nelayan.

Sengketa antara Kenya dan Uganda sudah berlangsung sejak 2004 terkait klaim wilayah atas Migingo. Kenya mengacu pada batas kolonial 1926 yang menempatkan pulau di wilayahnya, sementara Uganda juga mengklaim yurisdiksi atas pulau tersebut.

Perbedaan interpretasi peta kolonial dan dokumen batas membuat upaya penyelesaian melalui survei bersama menemui jalan buntu. Migingo bahkan dijuluki "perang terkecil di Afrika" karena ketegangan yang terjadi, termasuk penempatan aparat keamanan Uganda dan keluhan nelayan Kenya.

Pada 2009, kedua negara membentuk mekanisme bersama untuk mengelola keamanan dan perikanan di sekitar Migingo, dan pada 2025 menginisiasi kerja sama izin penangkapan ikan bersama sebagai upaya meredakan ketegangan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author