Kementerian PU Salurkan 12.000 Liter Air Bersih ke Botteng Utara Sulbar
Kementerian Pekerjaan Umum menyalurkan 12.000 liter air bersih untuk membantu mengatasi kekeringan di Desa Botteng Utara, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Bantuan tersebut disalurkan melalui tiga unit mobil tangki air dan dua unit hidran umum oleh Tim Tanggap Darurat Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sulbar dari Direktorat Jenderal Cipta Karya. Menteri PU, Dody Hanggodo, menyatakan bahwa layanan air berkualitas merupakan pondasi utama pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
"Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan," ujar Dody.
Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sulbar, Wahyu Tri Nugroho, menegaskan bahwa penanganan kondisi darurat harus dilakukan dengan respons cepat, tepat, dan terkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak kekeringan.
"Kami berupaya memberikan respons secepat mungkin terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih," ujar Wahyu.
Wahyu menyebutkan bahwa bantuan air bersih ini merupakan bagian dari komitmen BPBPK Sulbar untuk memberikan dukungan nyata dalam menghadapi kondisi darurat tersebut. Ia juga berharap distribusi air ini tidak hanya membantu dalam jangka pendek, tetapi juga mendukung penanganan dampak kekeringan secara terpadu melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait.
Kementerian PU berkomitmen untuk terus merespons kebutuhan masyarakat agar kebutuhan air bersih selama kekeringan di Desa Botteng Utara dapat terpenuhi dengan dukungan sarana dan personel yang tersedia.