Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch II
Kementerian Ketenagakerjaan resmi membuka pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch II berkuota 30 ribu peserta mulai Selasa, 19 Mei 2026 hingga 9 Juni 2026 melalui platform SIAPkerja dan situs Skillhub Kemnaker.
Langkah agresif ini diambil pemerintah untuk menekan angka pengangguran sekaligus mendongkrak kualitas serta produktivitas angkatan kerja muda di tengah persaingan industri yang ketat.
Program ini diprioritaskan bagi lulusan SMA, SMK, atau sederajat yang berusia minimal 17 tahun untuk mengikuti pelatihan gratis serta mendapatkan sertifikasi resmi dari negara.
Wakil Menter Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menjelaskan bahwa kuota tahap kedua ini merupakan bagian dari target total puluhan ribu peserta yang dicanangkan kementeriannya sepanjang tahun ini.
"Kementerian Ketenagakerjaan membuka pelatihan anak-anak tamatan SMK dan SMA untuk kita latih di balai-balai kami di seluruh Indonesia sebanyak 70 ribu," kata Afriansyah dalam Sosialisasi Program Transmigrasi Patriot 2026 yang disiarkan via YouTube Kementerian Transmigrasi, dilansir Kompas.com.
Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan juga telah membuka gelombang pertama pada Februari lalu dengan menjaring sebanyak 20 ribu peserta.
"Nanti diberikan insensif per hari Rp20.000. Pelatihannya gratis selama Anda bisa mengikuti dengan baik dan mendapatkan sertifikasi dari negara," lanjut Afriansyah mengenai fasilitas insentif harian tersebut.
Selain uang saku harian, para peserta program juga berhak mendapatkan fasilitas makan siang gratis, bantuan transportasi, jaminan kecelakaan kerja, serta jaminan kematian lewat BPJS Ketenagakerjaan.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah memaparkan bahwa program ini diselenggarakan serentak di 21 Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (UPT BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan dan UPTD di berbagai wilayah Indonesia.
"Kami mengajak masyarakat, khususnya angkatan kerja muda, untuk memanfaatkan Program Pelatihan Vokasi ini," kata Darmawansyah di Jakarta, Senin (18/5/2026) seperti dilansir dari Antara.
Darmawansyah menambahkan bahwa seluruh skema pelatihan sengaja dirancang untuk menempa aspek disiplin, kemampuan teknis, hingga etos kerja agar para peserta dapat langsung diserap oleh pasar industri maupun siap membangun usaha mandiri.
"Program ini penting untuk meningkatkan kompetensi, daya saing dan kesiapan kerja agar bisa langsung terserap di dunia kerja atau berwirausaha," ujar Darmawansyah.
Setelah masa pendaftaran ditutup, para pendaftar akan melewati tahapan seleksi dan wawancara pada 10-17 Juni 2026, diikuti dengan pengumuman kelulusan pada 18 Juni 2026, serta pelaksanaan kick off dan orientasi program pada 22 Juni 2026.