Kementerian Pertahanan Bantah Video Viral Latsarmil SPPI di Media Sosial

Share

Kementerian Pertahanan membantah narasi dua video viral di media sosial mengenai Latihan Dasar Militer (Latsarmil) program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih pada Kamis (02/07/2026).

Dua video yang beredar menampilkan sejumlah perempuan berseragam militer merayap di parit dan memegang senjata api laras panjang, yang dilansir dari Bloomberg Technoz sebenarnya merupakan dokumentasi kegiatan Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara.

"Narasi yang mengaitkan video tersebut dengan peserta SPPI tidak benar. Informasi keliru tersebut telah tersebar luas di berbagai platform media sosial maupun media daring," kata institusi tersebut melalui akun Instagram resmi Kementerian Pertahanan.

Pihak kementerian juga memberikan imbauan kepada publik untuk menyaring informasi yang beredar di dunia maya guna menjaga ekosistem digital.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi sebelum memercayai maupun membagikannya. Mari bersama-sama mengutamakan informasi dari sumber resmi agar ruang digital tetap sehat, cerdas, dan bertanggung jawab," tulis akun resmi tersebut.

Format Latsarmil kini telah diubah oleh Kementerian Pertahanan menjadi Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial sejak Sabtu (27/06/2026), dengan menghapus materi teknis, taktis militer, serta kegiatan menembak.

"Materi teknis dan taktis militer sudah dihilangkan, termasuk kegiatan menembak. Intensitas fisik juga dikurangi dan disesuaikan dengan latar belakang peserta sebagai warga sipil, dengan keselamatan peserta sebagai prioritas utama," ujar Rico saat dihubungi Bloomberg Technoz, Selasa (30/06/2026).

Perubahan format latihan sipil ini dilakukan setelah adanya lima korban jiwa dalam kegiatan tersebut, dengan korban terbaru bernama Nola Dya Sari yang meninggal di Satuan Pendidikan Dudik Bela Negara Kalimantan. Empat peserta lain yang meninggal dunia sebelumnya adalah Yonanda Muhammad Taufiq pada 17 Juni 2026, Anisa Muyassaroh pada 18 Juni 2026, Novia Rahmadhani Sihotang pada 22 Juni 2026, dan Muhammad Rifki Renaldi Gunawan pada 25 Juni 2026.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author