Kementerian PU Merehabilitasi Jaringan Irigasi Cihanjawar Cikupa Bogor

Share

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merehabilitasi jaringan irigasi sekunder sepanjang 920 meter di Daerah Irigasi Cihanjawar Cikupa, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (29/6/2026) demi memperkuat swasembada pangan nasional melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025.

Proyek infrastruktur ini dilansir dari Detik Finance kini mampu mengairi lahan sawah seluas 110 hektare. Fasilitas tersebut memberikan dampak langsung bagi distribusi air yang lebih merata untuk empat Kelompok Tani di wilayah sekitarnya.

Dampak positif dari rehabilitasi ini terlihat dari lonjakan Indeks Pertanaman yang naik signifikan dari rata-rata 200 menjadi 300. Perubahan angka tersebut memungkinkan para petani setempat untuk meningkatkan frekuensi panen hingga tiga kali dalam satu tahun.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo menegaskan bahwa penguatan infrastruktur irigasi merupakan kunci utama dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional. Ketersediaan saluran irigasi ini memberikan kepastian pasokan air bagi petani bahkan saat musim kemarau, sehingga mendukung efisiensi usaha tani.

"Seluruh capaian ini merupakan wujud komitmen Kementerian PU dalam memastikan infrastruktur mendukung ketahanan pangan, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi daerah," kata Dody dalam keterangan tertulis, Senin (29/6/2026).

Proses rehabilitasi dilakukan oleh Kementerian PU pada Tahun Anggaran 2025 karena jaringan irigasi ini sebenarnya merupakan kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor. Selanjutnya, penyerahan hibah aset kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor telah resmi dilaksanakan pada Juni 2026.

Selain di Kecamatan Sukamakmur, Kementerian PU melakukan langkah serupa di Kecamatan Klapanunggal, Kemang, dan Caringin dengan total pengerjaan sepanjang 1,91 kilometer yang mengairi persawahan seluas 338 hektare. Dody Hanggodo mengingatkan jajarannya mengenai pentingnya pembangunan jaringan irigasi tersier demi efektivitas distribusi air.

"Saya minta selain melakukan pengeboran air dalam, khusus untuk air yang diperuntukkan bagi irigasi sawah maupun kebun, wajib juga dibuat jaringan irigasi tersier," tegas Dody, Menteri Pekerjaan Umum.

Guna mempercepat realisasi target tersebut, Kementerian PU menjalin kerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk melakukan pendataan serta pembangunan secara simultan. Sinergi ini ditargetkan mampu menghasilkan perencanaan berbasis data yang akurat agar pembangunan irigasi pada 2026 dan masa depan berjalan tepat sasaran.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author