Kementerian LH Anugerahkan Penghargaan Kalpataru 2026 Kepada 16 Penerima

Share

Kementerian Lingkungan Hidup menganugerahkan Penghargaan Kalpataru 2026 kepada 16 individu maupun kelompok yang dinilai berjasa dalam pelestarian lingkungan hidup di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, pada Kamis (11/6/2026).

Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk kehormatan terhadap dedikasi para perintis, penyelamat, dan perbaiki lingkungan, seperti dilansir dari Detikcom. Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menegaskan kepedulian pemerintah terhadap kerja nyata masyarakat tersebut.

"Kalpataru itu kan adalah orang-orang yang berjasa untuk lingkungan, dimulai perintis, kemudian apa namanya, yang recovery, perbaikan lingkungan, penyelamat lingkungan, dan sebagainya. Dan itu, Kalpataru itu artinya kan di bahasa Sanskerta namanya pohon harapan, pohon kehidupan. Jadi kita terus terang berutang kepada semangat dari orang-orang itu," kata Jumhur.

Pemerintah juga berkomitmen untuk menjalin kolaborasi lebih lanjut melalui program-program kerja teruji demi mendukung aksi pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

"Kita berkolaborasi dengan mereka kan dalam bentuk program karena mereka sudah teruji, tinggal kita nanti melihat itu dan kerja-kerja dari masyarakat itu dengan dukungan dari pemerintah ya, itu tidak hanya berbentuk uang, tapi juga katakanlah endorsement," kata Jumhur.

Dari total penerima penghargaan tahun ini, salah satu tokoh yang mendapatkan penghargaan lifetime achievement Kalpataru adalah Emil Salim, yang merupakan ekonom senior sekaligus mantan Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup.

Dua di antara daftar lengkap 16 pemenang Penghargaan Kalpataru 2026 yang diumumkan meliputi Ananto Isworo dari DI Yogyakarta dan Wibi Nugraha dari Sumatera Utara.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author