Kementan Jepang Rilis Data Konsumsi Nasi Wisatawan Asing
Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang (MAFF) merilis data terbaru pada 27 Juli 2026 yang menunjukkan wisatawan mancanegara mengonsumsi rata-rata 570 gram nasi matang per hari selama di Jepang. Dilansir dari Detik Food, angka yang diperoleh dari survei terhadap turis dari 14 negara dan wilayah tersebut setara empat mangkuk nasi. Jumlah ini meningkat dari estimasi awal sebesar 350 gram per hari.
Wisatawan asal Vietnam mencatatkan angka tertinggi dengan 718 gram per hari, disusul Indonesia dengan 714 gram, Filipina 695 gram, dan Thailand 629 gram. Konsumsi warga lokal Jepang sendiri hanya 330 hingga 340 gram per hari.
Perbedaan tingkat konsumsi membuat wisatawan asing menghabiskan sekitar 70 persen lebih banyak nasi dibanding penduduk setempat. Warga lokal diketahui lebih banyak mengonsumsi karbohidrat lain seperti roti dan mie.
Tingginya angka konsumsi turis dipengaruhi oleh popularitas sushi serta kebiasaan menyantap onigiri sebagai camilan harian. Pembaruan data ini dilakukan menyusul krisis pasokan beras yang dialami Jepang pada 2024. Selain faktor cuaca panas ekstrem yang menurunkan hasil panen, lonjakan wisatawan asing yang belum terhitung sebelumnya turut mendongkrak permintaan beras. Pemerintah Jepang bakal memanfaatkan data ini untuk mengantisipasi potensi kelangkaan pasokan di masa mendatang.