Kemensos Tegaskan Infografis Sistem Desil 2026 Adalah Hoaks

Share

Kementerian Sosial menegaskan infografis bertajuk "Sistem Desil Terbaru 2026" yang beredar luas di media sosial merupakan informasi palsu atau hoaks. Klarifikasi tersebut disampaikan langsung melalui unggahan resmi akun Instagram Pusat Data dan Teknologi Informasi Kesejahteraan Sosial pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Unggahan viral tersebut secara keliru menghubungkan tingkatan desil dengan rincian nominal pengeluaran bulanan, kondisi fisik tempat tinggal, hingga status kepesertaan bantuan sosial. Kemensos memastikan lembaganya maupun Badan Pusat Statistik tidak pernah menerbitkan rincian kategori seperti dalam gambar tersebut.

Sesuai aturan dalam Keputusan Menteri Sosial Nomor 22/HUK/2026, pemetaan tingkat kesejahteraan keluarga dilakukan melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional yang mencakup tingkatan dari desil 1 hingga desil 10. Pengelompokan ini membagi tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang, dimulai dari desil 1 sebagai 10 persen kelompok terbawah hingga desil 10 yang mewakili 10 persen kelompok paling sejahtera.

Pusdatinkesos meluruskan bahwa variabel DTSEN sama sekali tidak dipakai untuk memilah status ekonomi warga berdasarkan batasan jumlah pengeluaran bulanan.

"Perlu diketahui, DTSEN tidak digunakan untuk mengategorikan masyarakat berdasarkan besaran pengeluaran per kapita per bulan. Badan Pusat Statistik (BPS) pun disebut tidak pernah mempublikasikan besaran pengeluaran berdasarkan desil," tulis Kemensos di akunnya.

Pihak kementerian juga mengimbau warga agar senantiasa melakukan verifikasi kebenaran informasi sebelum membagikan konten apa pun di media sosial.

"Bijak bermedia sosial dimulai dari satu langkah sederhana: cek sumbernya sebelum membagikannya. Mari bersama melawan hoaks dan memastikan informasi yang kita sebarkan berasal dari sumber yang terpercaya," tulis Kemensos.

Follow publika.id on Google News Follow
Topik Terkait: Bansos hoaks Kemensos
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author