Kemensos Operasikan Tiga Dapur Umum Bagi Pengungsi Gempa NTT

Share

Kementerian Sosial merambah pengoperasian dapur umum ke Kabupaten Sikka dan Manggarai untuk menjamin ketersediaan logistik pangan korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Fasilitas penanganan bencana ini berkapasitas total 9.500 bungkus makanan per hari, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Pendistribusian di Kabupaten Sikka dipusatkan di GOR Samador, Desa Madawat, Kecamatan Alok, dengan target 4.500 bungkus makanan harian sejak Minggu (16/8/2026). Sementara di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, fasilitas memasak mulai difungsikan sejak Senin (17/8/2026) untuk memproduksi 3.000 bungkus makanan per hari.

Langkah taktis ini memperluas jangkauan layanan logistik yang sebelumnya telah beroperasi di Desa Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, dengan kapasitas 2.000 bungkus makanan setiap harinya. Penyiapan logistik pangan ini disesuaikan secara dinamis dengan perkembangan kondisi pengungsian warga.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan penanganan di lapangan berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar seluruh warga yang terdampak bencana.

"Dapur umum terus kita operasikan untuk melayani masyarakat yang masih berada di pengungsian. Kebutuhan makanan harus tersedia, begitu juga tenda, pakaian, selimut dan kebutuhan kelompok rentan," kata Gus Ipul dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).

Pendataan sementara mencatat jumlah pengungsi di Kabupaten Sikka mencapai 1.237 orang, dengan korban jiwa sebanyak empat orang meninggal dunia, delapan orang luka berat, dan enam orang luka ringan. Sementara di Kabupaten Manggarai, jumlah pengungsi mencapai 13.885 jiwa, dengan rincian 27 orang meninggal dunia, 32 orang luka berat, serta 104 orang luka ringan.

Operasi pemenuhan bantuan dasar di Sikka dan Manggarai dipastikan terus berlanjut guna menyokong posko penanganan bencana di wilayah Nagekeo.

"Kapasitas dapur umum kita sesuaikan dengan jumlah masyarakat yang membutuhkan. Tim juga masih terus melakukan asesmen. Kalau di satu titik kebutuhannya bertambah, tentu pelayanan akan kita sesuaikan," tegas Gus Ipul.

Pemerintah saat ini tengah menyiapkan rencana perluasan jangkauan dapur umum ke sejumlah wilayah terdampak gempa lainnya, meliputi Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Ngada.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author