Kemenkes dan WHO Tetapkan Batas Aman Konsumsi MSG

Share

Penggunaan Monosodium Glutamat (MSG) sebagai penyedap rasa umami kerap memicu perdebatan di tengah masyarakat. Padahal, kunci kelezatan hidangan terletak pada takaran yang proporsional dan keseimbangan bahan masakan. Kementerian Kesehatan, seperti dilansir dari Detik Food, memuat hasil penelitian bertajuk 'Pertemuan Konsensus Monosodium Glutamate, Perkembangan Terbaru'.

Studi tersebut menunjukkan bahwa total asupan glutamat dari makanan di negara-negara Eropa cenderung stabil pada kisaran 5-12 gr/hr. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa penggunaan vetsin secara umum tidak membahayakan populasi selama dikonsumsi dalam jumlah secukupnya. Di samping itu, WHO menetapkan batas asupan harian MSG yang dapat diterima tubuh manusia berkisar antara 0-120 mg/kgBB.

Meskipun dikategorikan aman, pengaturan asupan harian tetap diperlukan guna menghindari dampak negatif akibat konsumsi yang berlebihan. Penambahan penyedap yang benar bahkan dapat membantu menekan penggunaan garam dapur secara berlebih.

Terdapat beberapa langkah yang dapat diterapkan agar masakan di rumah tetap lezat dan aman bagi kesehatan berdasarkan anjuran praktis.

Gunakan Takaran yang Tepat

Untuk menyajikan satu menu makanan bagi keluarga beranggota 3-4 orang, Anda hanya perlu menambahkan sekitar 1 sendok teh MSG atau setara dengan 3-4 gram. Takaran ini dinilai sudah cukup memberikan rasa gurih yang pas.

Terapkan Prinsip Moderasi

Penggunaan penyedap rasa dalam jumlah sedikit sudah mampu memperkuat cita rasa hidangan. Sebaliknya, pemakaian yang berlebihan berisiko membuat masakan terasa pahit dan merusak keseimbangan rasa alami.

Padukan dengan Bahan Alami

Penyedap rasa sebaiknya diposisikan sebagai pelengkap, bukan komponen utama. Anda dapat mengombinasikannya dengan bumbu, rempah-rempah, serta bahan pangan segar agar masakan tetap kaya nutrisi.

Pilih Produk Berkualitas

Pastikan untuk selalu memilih produk dari produsen yang terpercaya demi menjaga mutu masakan. Produk seperti Sasa MSG memiliki tingkat kemurnian yang baik untuk mengekstraksi rasa asli dari setiap bahan makanan.

Penggunaan produk berkualitas tersebut mampu memunculkan rasa gurih alami, baik dari protein nabati maupun kaldu sayuran segar. Formula ini membuat hidangan tetap nikmat meskipun kuantitas penggunaan garam dapur telah dikurangi secara signifikan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author