Kemenhut dan GL Zoo Pindahkan Dua Gajah Sumatera ke Kaltim

Share

Dua ekor gajah Sumatera bernama Deo dan Sinta dipindahkan secara permanen dari Gembira Loka (GL Zoo) Jogja ke Tabang Zoo, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur pada pertengahan Agustus 2026 untuk penataan populasi dan kesejahteraan satwa, sebagaimana dilansir dari Detik Travel. Langkah pemindahan satwa dilindungi yang sempat menuai pro dan kontra ini ditempuh guna menyesuaikan daya tampung serta penyediaan fasilitas yang lebih ideal bagi kedua gajah tersebut. Manajer Marketing GL Zoo, Yosi Hermawan, menyampaikan keterangan resmi terkait alur pertimbangan yang mendasari keputusan translokasi tersebut.

"Proses ini merupakan bagian dari pengelolaan populasi satwa dan kerja sama antarlembaga konservasi, dengan mempertimbangkan kebutuhan serta kesejahteraan setiap individu satwa," kata Yosi Hermawan, Manajer Marketing GL Zoo.

Proses pemindahan ini melibatkan kesiapan fasilitas dan daya dukung lokasi baru di Kalimantan Timur. "Pemilihan Tabang Zoo sebagai lokasi tujuan juga telah melalui berbagai pertimbangan, antara lain kemampuan pengelolaan, kesiapan fasilitas, sumber daya, serta komitmen dalam memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan satwa," kata Yosi Hermawan, Manajer Marketing GL Zoo.

Persiapan perjalanan dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan titik pemantauan pakan dan masa istirahat satwa. "Rute perjalanan beserta titik pemberhentian dan pemeriksaan telah dipersiapkan sebelumnya untuk mendukung pemantauan kondisi gajah, pemunerahan kebutuhan pakan dan air, pembersihan kendaraan, serta waktu istirahat guna meminimalkan potensi stres selama perjalanan," kata Yosi Hermawan, Manajer Marketing GL Zoo.

Mengenai aspek teknis dan legalitas, pihak kebun binatang menyerahkan penjelasan lebih mendalam kepada otoritas pusat. "Untuk informasi lebih lanjut mengenai aspek perizinan, proses konservasi, dan pelaksanaan translokasi, media maupun masyarakat dapat menghubungi Kementerian Kehutanan Republik Indonesia sebagai pihak yang berwenang," kata Yosi Hermawan, Manajer Marketing GL Zoo. Sementara itu, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) merilis keterangannya terkait pemindahan Deo dan Sinta yang sudah dititiprawatkan oleh BKSDA Yogyakarta sejak September 2024.

"Rencana pemindahan yang disiapkan sejak 2025 ini menetapkan Tabang Zoo di Kutai Kartanegara sebagai lokasi penempatan baru setelah melalui serangkaian verifikasi dan kelayakan teknis dari BKSDA Kalimantan Timur," kata Kemenhut, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

Pengawalan ketat dilaksanakan sepanjang rute multimoda yang menyeberangi pulau dengan menerjunkan belasan petugas gabungan. "Proses translokasi diawali pada 14 Agustus 2026 di bawah pengawasan ketat tim gabungan. Sebanyak 17 personel diterjunkan mendampingi perjalanan, meliputi Polisi Kehutanan BKSDA Yogyakarta, personel BKSDA Kalimantan Timur, tim mahout (pawang gajah), dokter hewan, serta pakar penanganan gajah senior," kata Kemenhut, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Perjalanan darat dan laut ditempuh dari Yogyakarta menuju Jawa Timur, lalu menyeberang ke Kalimantan Tengah sebelum menuju Kalimantan Timur.

"Rute perjalanan multimoda membentang dari Yogyakarta menuju Pelabuhan Paciran (Lamongan Jawa Timur), dilanjutkan penyeberangan laut menuju Pelabuhan Bahaur (Kalimantan Tengah) menggunakan KMP Drajat Paciran, sebelum meneruskan perjalanan darat menuju Kalimantan Timur," kata Kemenhut, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

Saat transit di Pulang Pisau, rombongan pengangkut mengistirahatkan kedua gajah guna menjaga kesehatan fisiknya. "Tim juga menyempatkan waktu istirahat di kawasan Gandang, Pulang Pisau, guna menurunkan satwa sejenak agar dapat peregangan, mengurangi kelelahan, dan menjaga tingkat stres tetap terkendali. Pemantauan menunjukkan Deo dan Sinta dalam kondisi tenang, sehat, serta mengonsumsi pakan dan air dengan baik di bawah kendali mahout," kata Kemenhut, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

Setibanya di Tabang Zoo, Deo dan Sinta langsung menjalani pemantauan kesehatan berkala serta penyesuaian lingkungan baru hingga proses penempatan tuntas.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author