Kemendikdasmen dan Polri Latih Personel Polda Tangulangi Kejahatan AI

Share

Kemendikdasmen bersama Polri menjalin kerja sama strategis untuk menggelar Training of Trainers (ToT) Program Paham AI. Langkah ini diambil guna memperkuat keamanan ekosistem digital di lingkungan sekolah, seperti dilansir dari Detikcom. Pelatihan tersebut melibatkan personel dari 12 Kepolisian Daerah (Polda) yang dipersiapkan menjadi trainer.

Setelah selesai dilatih, para personel polisi ini akan memberikan pembekalan langsung kepada siswa SMA, SMK, dan sederajat di wilayah tugas masing-masing. Dirjen Dikmen Diksus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menjelaskan bahwa langkah kolaboratif ini bertujuannya merespons tantangan penyalahgunaan teknologi. Isu seperti kejahatan siber, disinformasi, pelanggaran privasi, hingga deepfake kini makin mengancam dunia pendidikan.

Melalui pendekatan preventif, pihak pemerintah berharap para siswa mampu tumbuh menjadi generasi yang cakap digital. Karakter digital dinilai tak kalah penting agar pemanfaatan kecerdasan buatan dapat membawa manfaat yang optimal.

"Peningkatan kompetensi digital tidak cukup hanya berfokus pada kemampuan menggunakan teknologi saja. Membangun karakter digital agar murid mampu memanfaatkan AI secara bijaksana juga tak kalah penting agar kehadiran AI bisa bermanfaat secara optimal," kata Tatang, dikutip dari keterangan resminya, Rabu (22/7/2026). Sementara itu, Kepala Biro Teknologi dan Komunikasi Polri, Indarto, menilai ToT Program Paham AI merupakan investasi jangka panjang. Menurutnya, pemanfaatan teknologi oleh generasi muda berjalan sangat cepat dibanding perkembangan regulasinya.

Selain meningkatkan literasi, sinergi ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan peserta didik di sekolah. Polisi berupaya hadir lebih awal sebagai mitra edukasi sekaligus fasilitator pembelajaran. "Ini ruang untuk membangun kepercayaan antara Polri dan murid-murid. Kami harus hadir lebih awal melalui langkah-langkah preventif, menjadi mitra pendidikan sekaligus fasilitator bagi para guru dan murid," ucap Indarto.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author