Keluarga di Maharashtra Jatuh dari Tebing Setelah Argumen Cicilan iPhone
Seorang pemuda berusia 18 tahun di Maharashtra, India, mengancam akan melompat dari tebing Bukit Khavda yang berujung pada jatuhnya dia bersama orang tuanya, Sabtu pagi.
Peristiwa bermula pukul 10 pagi ketika pemuda itu berdiri di tepi tebing dan terus mengancam akan mengakhiri hidupnya, menurut laporan dari Detikcom.
Selama hampir tiga jam, warga desa dan ibunya berupaya membujuk agar ia mundur dan memikirkan masa depan, tetapi pemuda tersebut tetap bersikeras.
Pada sekitar pukul 13.00, ayahnya yang memanjat bukit mencoba meraih anaknya saat pemuda itu bergerak mendekati tepi, namun keduanya kehilangan keseimbangan dan jatuh dari tebing.
Beberapa saat setelahnya, sang ibu yang panik juga jatuh dari tebing.
Petugas kepolisian sempat berada di lokasi dan berusaha membujuk pemuda itu agar menjauh dari tepi tebing, namun tidak berhasil.
Saksi mata Sanjay Jadhav mengatakan, "Orang tua dan pihak lain berusaha keras agar dia mengerti, tetapi dia tidak mau mendengarkan dan terus berdiri di tepi bukit. Petugas polisi juga ada di sana."
Jadhav menambahkan, "Sang ibu terus memohon kepadanya agar tidak melompat."
Aksi nekat ini dipicu oleh ketidakmampuan pemuda tersebut membayar cicilan iPhone yang dibelinya, sehingga memutuskan langkah drastis.
Seorang pria sempat berkata kepada pemuda itu, "Hiduplah untuk ibumu."
Namun pemuda itu menjawab, "Tidak, aku harus mati. Itu satu-satunya jalan."